Angkasa Pura 2

Kepada Kemendag, INSA Minta Barang Diangkut Tol Laut Diseleksi

DermagaMinggu, 5 Juli 2020
IMG-20200621-WA0005

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepada Kementerian Perdagangan (Kemendang), Indonesian Nation Shipownership Asociation (INSA) minta agar barang-barang yang diangkut dengan kapal Tol Laut diseleksi.

Hal itu berdasar pada kenyataan bahwa kapal tol laut tak hanya mengangkut bahan pokok saja namun juga komersil seperti sepeda, keramik, hingga kendaraan roda empat.

“Pejabat-pejabat daerah itu kadang meminta supaya angkutannya bukan hanya barang pokok saja, kalau barang seperti semen masih bisa diterima, dibantu subsidi pemerintah. Tapi, seperti keramik, sepeda kalau semuanya masuk tol laut, kapal-kapal komersial yang kecil-kecil enggak ada kerjaannya, jadi harusnya dibatasi,” ujar Ketua DPP INSA Carmelita Hartoto di Jakarta, ditulis Ahad (5/7/2020).

Kemendang kata dia harus membatasi barang-barang apa saja yang akan diangkut kapal tol laut dan barang-barang yang masih tetap bisa diangkut kapal komersial. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Carmelita tidak mengelak bahwa barang-barang nonsembako juga dbutuhkan di wilayah Timur, namun keberlangsungan kapal-kapal kecil juga patut diperhatikan untuk tetap diberdayakan.

“Banyak di daerah kapal-kapal swasta kecil, yang juga harus dipikirkan. Artinya di Kemendag juga paling tidak berkoordinasi Kementerian Perhubungan barang-barang yang seyogyanya diangkut,” ujarnya.

Terkait dipasritas harga, menurut dia, peran perusahaan BUMN juga penting misalnya semen, keuntungan penjualan di wilayah Barat bisa disubsidi untuk menurunkan harga jual di wilayah Timur.

Carmelita menambahkan, perlu dilakukan optimalisasi peran program Rumah Kita agar muatan balik kapal tol laut bisa memenuhi tingkat keterisian maksimal.

“Optimalisasi Rumah Kita untuk mengkonsolidasikan barang pada sepanjang rute di Program Tol Laut perlu terus dilakukan,” tutupnya (omy/bs).