Angkasa Pura 2

Perjalanan KA Ranggajati Dibatalkan, Tersisa 8 Kereta yang Beroperasi di Wilayah Daop 3 Cirebon

EmplasemenMinggu, 5 Juli 2020
pt-kai-daop-3-cirebon-selama-masa-angkutan-nataru

CIREBON (BeritaTrans.com) – Pihak
PT KAI Daop 3 Cirebon membatalkan perjalanan KA Ranggajati selama Juli 2020.

Padahal, kereta api itu baru dioperasikan kembali pada 12 Juni 2020 setelah perjalanannya sempat dibatalkan selama beberapa bulan akibat pandemi Covid-19.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, dibatalkannya perjalanan KA Ranggajati membuat jumlah kereta api yang beroperasi di wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon menurun.

Saat ini, menurut dia, hanya terdapat delapan rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon setiap harinya.

“Sejak 12 Juni 2020 ada 10 rangkaian kereta api yang beroperasi, sekarang tersisa delapan kereta api,” ujar Luqman Arif saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Sabtu (3/7/2020).

Ia mengatakan, dua rangkaian kereta api yang berkurang itu merupakan KA Ranggajati yang melayani relasi Cirebon – Jember PP.

Sementara delapan kereta api yang masih beroperasi di antaranya, KA Bengawan (2 kereta api), KA Tegal Ekspres (2 kereta api), dan KA Kaligung (4 kereta api).

Dalam kondisi normal, jumlah kereta api yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon mencapai 134 KA penumpang.

“Secara persentase, baru 6 persen rangkaian kereta api yang beroperasi di Daop 3 Cirebon,” kata Luqman Arif.

Pihaknya juga berjanji akan mengevaluasi kebijakan pembatalan maupun pengoperasian kembali perjalanan KA Ranggajati.

“Kebijakan ini akan terus dievaluasi dari waktu ke waktu dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan,” ujar Luqman Arif. (dan/tribunnews)