Angkasa Pura 2

Pondasi Jembatan Gantung di Pulau Bromo Mulai Dipancang

KoridorMinggu, 5 Juli 2020
1ca2b63dd83799a7b85e6e1d617e59e1

BANJARMASIN (BeritaTrans.com) – Pembangunan jembatan gantung untuk akses masyarakat di Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan terus digenjot. Tiang pondasi mulai dipancang kemarin (3/7).

Pemko Banjarmasin mengalokasikan dana lebih dari Rp40 miliar untuk pembangunan jembatan itu. Bila menengok desain jembatan, kelak proyek ini bukan sekadar jembatan gantung biasa.

Panjang jembatan 168 meter dengan lebar 2 meter. Berdiri di atas Sungai Barito. Di samping jembatan, nantinya juga bakal ada ruang terbuka hijau. Lengkap dengan sarana parkir. Tentunya dapat digunakan warga untuk bersantai.

Jembatan dibangun lantaran masyarakat setempat, khususnya yang ada di Pulau Bromo, sangat mengidam-idamkan jembatan itu. Selama ini untuk pergi ke kota, mereka tergantung pada moda transportasi sungai. Praktis, alur perpindahan orang dan barang amat ditentukan arus pasang dan surut sungai.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan pembangunan jembatan itu adalah bentuk upaya Pemko memberikan fasilitas akses penyeberangan bagi masyarakat. “Selama ini penyeberangan terkendala, apalagi jika air surut. Terlebih sebelumnya sempat ada musibah tenggelam saat menyeberang menggunakan feri,” tuturnya. Ibnu berharap dengan dibangunnya jembatan penghubung tersebut bisa mempermudah 1.500 warga yang bermukim di kawasan itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan bahwa proyek ini sudah dimulai sejak awal Mei lalu. Progresnya sendiri baru sekitar 27 persen. “Kami targetkan rampung akhir Desember tahun ini. Jadi, di awal tahun 2021 sudah bisa digunakan. Semoga tidak ada kendala dan semoga jembatan ini bisa membantu masyarakat,” tuntasnya.(lia/sumber:prokal.co)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari