Angkasa Pura 2

Belasan Calon Investor Minati ‘Tambang Emas’ AeroCity di Bandara Kertajati

Bandara Ekonomi & BisnisSenin, 6 Juli 2020
6620207537

MAJALENGKA (BeritaTrans.com) – Belasan calon investor memperlihatkan minat untuk berinvestasi di kawasan AeroCity Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Minat itu muncul setelah PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) membuka kesempatan kerjasama pengelolaan Airport Hotel dan MICE Facility di wilayah sekitar Bandara Internasional Kertajati.

Direktur Utama PT BIJB, Salahudin Rafi, kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Senin (6/7/2020), mengemukakan ada 12 calon investor mengambil dokumen RFQ (Request For Qualification).

“Kami mengundang investasi dan berkomunikasi melalui web https://t.co/icxLlmhd2L atau email ke nonaero@bijb.co.id https://t.co/U8FL4TmAtL,” jelasnya.
20200706_062921
Rafi menuturkan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BIJB mendorong agar pembangunan aerocity oleh investor dapat segera terealisasi.

“Untuk investor, AeroCity ini merupakan kawasan emas. Istilahnya kepala naga. Karena perekonomian tumbuh di Majalengka, Cirebon, Indramayu dan daerah sekitarnya. Perekonomian itu termasuk hasil pertanian, perikanan, peternakan dan kerajinan kreatif,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan adanya rencana 17 perusahaan internasional merelokasi pabrik ke Brebes dan Batang, Jawa Tengah.

“Bila relokasi itu jadi maka besar potensi hasil produksi diekspor melalui Bandara Kertajati karena relatif lwbih dekat ketimbang melalui Semarang. Penerbangan kargo akan tumbuh pesat, dibutuhkan infrastruktur kargo dan fasilitas pendukungnya,” ungkap Rafi.

Paralel dengan peningkatan trafik penumpang dan kargo maka dibutuhkan hotel dan pusat perbelanjaan, yang representatif, di dalam bandara. “Dengan demikian, Aerocity di Bandara Kertajati merupakan tambang emas, yang menjanjikan keuntunhan berlipat-lipat,” tegasnya.

Diberitakan pemerintah menyiapkan dua kawasan industri sekaligus untuk menyambut para pabrik yang akan relokasi ke Indonesia. Kawasan industri Batang dan Kawasan Industri Brebes (KIB).

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman mengungkapkan saat ini ada 17 perusahaan yang berkomunikasi aktif untuk merelokasi pabrik, Tujuh di antaranya sudah menyatakan bakal datang ke Indonesia.

“Jadi gini, yang 17 ini sambil menunggu Brebes selesai, kita arahkan ke Batang dulu. Nanti setelah Brebes selesai kita buat porsi sama. Karena dua-duanya sangat strategis, lokasi di tengah-tengah Jawa,” kata Ikmal dalam dalam Squawk Box, (Jum’at, 03/07/2020). (awe).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari