Angkasa Pura 2

Bertenaga 2.400 Kuda, Kapal Migas Made in RI TKDN Hampir 100%

Dermaga Kelautan & PerikananSenin, 6 Juli 2020
skk-migas_169

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kemampuan produksi kapal di dalam negeri tak hanya didominasi BUMN tapi juga swasta. Selain mampu memproduksi kapal niaga dan militer, Indonesia juga mampu memproduksi kapal-kapal untuk mendukung operasi kegiatan minyak dan gas (migas) yang selama ini harus diimpor.

Kangean Energi Indonesia, Ltd (KEI) di bawah koordinasi SKK Migas akan mengoperasikan kapal utility boat untuk mendukung operasi industri hulu migas di Blok Kangean, Madura Jawa Timur. Kapal pembawa material dan logistik tersebut dikerjakan oleh orang Indonesia dengan tingkat kandungan lokal (TKDN) sampai 85%.

Saat ini pembangunan kapal Utility boat tersebut memasuki tahap konstruksi. Pada saat beroperasi, kapal ini akan melibatkan 14 Crew dan tehnisi kapal dibawah supervise KEI.

Dijadwalkan kapal mulai beroperasi pada awal Mei tahun 2021, dengan jalur Gresik – Pulau Pagerungan, yang merupakan wilayah kerja KEI.

Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Sulistya Hastuti di Jakarta, mengatakan, pembuatan kapal utility boat oleh Kangean Energi Indonesia, Ltd. ini merupakan usaha industri hulu migas untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.

“Selain menghasilkan kegiatan operasi yang lebih efisien, pembangunan kapal dengan menggunakan TKDN 85% ini membuktikan bahwa industri migas berkomitmen menjalin kemitraan dengan masyarakat sekitar untuk ikut berkontribusi membangun ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan,” kata Sulistya dalam pernyataan resminya, Ahad (5/7/2020).

Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi merinci, pembangunan kapal utility boat tersebut dikerjakan oleh perusahaan perkapalan Ekalya Purnamasari di galangan kapal Surabaya.

Rencananya, pembangunan kapal yang dirancang oleh putra putri Indonesia akan diselesaikan pada tanggal 14 April 2021 sehingga dapat mulai dioperasikan pada akhir April 2021.

“Pembangunan kapal ini ikut menggiatkan industri perkapalan di Jawa Timur, dan perekonomian lokal karena juga akan menyerap tenaga kerja lokal untuk crew kapal,” kata Erwin.

VP SCM KEI, Didi Basuki mengatakan KEI mensyaratkan agar pembuatan kapal ini memberikan dampak positif bagi industrI maritim lokal sehingga memenuhi kebutuhan perawatan kapal sejenis dan dapat meningkatkan daya saing baik secara lokal maupun regional.

Pelayaran Nasional Ekayla merupakan perusahan pembuat kapal bermaterial baja dan alumunium di Surabaya yang kerap digunakan untuk operasi laut industri migas.

Saat ini proses pengerjaan kapal Utility boat masih dalam tahap pembuatan konstruksi bodi kapal dan pengelasan di bagian buritan kapal. Kapal berbobot 450 ton ini dikerjakan dengan mengedepankan tingkat keamanan dan kenyamaan. Dengan panjang 48 meter dan berkekuatan 2400 tenaga kuda, kapal ini dirancang mampu melaju mulus meski bermuatan full. (fhm/sumber:cnn)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari