Angkasa Pura 2

Pembangunan Terminal Pelabuhan Kijing Capai 55 Persen, IPC Optimistis Rampung Akhir Tahun

DermagaSenin, 6 Juli 2020
IMG-20200611-WA0021

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hingga semester I tahun 2020, pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sudah mencapai lebih dari 55%.

Pembangunan menyerap dana investasi sebesar Rp2,37 triliun. Biaya pembangunan Terminal Kijing tahap pertama dianggarkan sebesar Rp5 triliun.

Pembangunannya akan terus berjalan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan diharapkan bisa selesai pada kuartal keempat tahun ini.

“Pekerjaan itu meliputi pembangunan dermaga, trestle (jalan penghubung antara area darat dan terminal), pengerasan tanah area darat, pembangunan gedung kantor, serta bangunan pendukung lainnya di pelabuhan,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Dana tersebut digunakan antara lain untuk pengadaan tanah, pembangunan fisik terminal, dan biaya kegiatan pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

Dia berharap pembangunan tahap I selesai sesuai rencana, dan bisa mulai diujicoba pada kuartal keempat tahun ini.

Terminal Kijing merupakan pengembangan dari Pelabuhan Pontianak, yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Diproyeksikan menjadi kawasan pelabuhan terbesar di Kalimantan, dan akan menjadi salah satu hub di Indonesia.

Luas kawasan pelabuhan ini mencapai 200 hektar, meliputi area terminal di sisi laut, trestle sepanjang 3,5 kilometer, serta area kantor dan sarana pendukung pelabuhan lainnya di sisi darat.

“Sebagai pelabuhan hub, Terminal Kijing dirancang mampu melayani kapal kontainer ukuran besar dengan kapasitas di atas 10 ribu TEUs. Terminal peti kemasnya sendiri dibangun dengan kapasitas 2 juta TEUs per tahun,” ungkapnya.

Nantinya Terminal Kijing akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus, yang diharapkan akan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalbar. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari