Angkasa Pura 2

Penumpang Pelni Periode Mei-Juni Capai 14.685

DermagaSelasa, 7 Juli 2020
IMG-20200707-WA0013

IMG-20200707-WA0017

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – Pelni optimistis jumlah penumpang terus meningkat. Pihaknya, menyambut baik adanya pembukaan akses pelabuhan di beberapa wilayah di Indonesia.

Setelah adanya pembatasan pelaksanaan kegiatan transportasi laut dan ditutupnya sejumlah pelabuhan di masa pandemi Covid-19, hingga saat ini sudah terdapat 61 Pelabuhan yang membuka aksesnya baik untuk embarkasi dan debarkasi bagi penumpang serta lima pelabuhan yang hanya melayani proses embarkasi.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni O.M. Sodikin menyampaikan bahwa setelah adanya pelonggaran perjalanan bagi penumpang, sebanyak 14.685 pelanggan telah berpergian dengan kapal penumpang sejak Mei 2020 hingga 5 Juli 2020 dan sebanyak 16.456 pelanggan yang berpergian dengan kapal perintis pada periode yang sama.

“Pelni optimistis jumlah penumpang akan terus meningkat terutama setelah dilakukannya kembali kegiatan operasional kapal walaupun masih secara bergantian guna menjaga efektifitas dan efisiensi kegiatan operasional,” ungkap Sodikin di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro menambahkan, tetap mematuhi peraturan yang berlaku terkait kegiatan naik turun penumpang kapal pada setiap pelabuhan dan selalu menjalankan protokol kesehataan Covid-19 selama melaksanakan kegiatan operasionalnya.

Saat ini Perusahaan mengoperasikan enam kapal Penumpang, yakni KM Bukit Siguntang dengan rute Makassar – Pare-Pare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan – Balikpapan – Pare-Pare – Makassar – Larantuka – Kupang (PP).

IMG-20200707-WA0018

KM Labobar: Bitung – Ternate – Sorong – Manokwari – Serui – Jayapura – Serui – Manokwari – Sorong – Ternate – Bitung – Pantoloan – Balikpapan – Surabaya.

KM Dobonsolo: (Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Ambon – Sorong – Serui -Jayapura (PP).

KM Gunung Dempo: Tg. Priok – Surabaya – Makassar – Sorong – Manokwari – Wasior – Jayapura -Manokwari – Sorong – Namlea – Makassar – Surabaya – Tg. Priok.

KM Dorolonda: Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Namlea – Ambon – Ternate – Bitung (PP).

KM Kelimutu: Semarang – Sampit – Surabaya – Kumai – Surabaya – Sampit – Semarang – Kumai – Semarang – Karimun Jawa – Semarang – Sampit – Surabaya.

“Pada pelayaran KM Kelimutu Minggu kemarin (5/7), kapal membawa 239 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, 237 diantaranya turun di Pelabuhan Sampit,” ungkap Yahya.

Dari Larantuka, NTT Untuk pelayaran perdana dengan KM Bukit Siguntang, penumpang tujuan Makassar – Parepare – Balikpapan – Tarakan – Nunukan sebanyak 198 Orang.

“Pemda Flores menggratiskan pemeriksaan Rapid Test untuk pelajar dan mahasiswa. Ini bukti dukungan baik dari Pemerintah Daerah untuk pelayanan masyarakat pengguna kapal Pelni,” tambahnya.

Beberapa kapal juga akan segera melakukan kegiatan operasionalnya, seperti KM Sinabung dijadwalkan akan beroperasi pada 8 Juli 2020 dengan rute Surabaya – Makassar – BauBau – Banggai – Bitung – Ternate – Bacan – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura (PP).

Terdapat dua kapal yang akan beroperasi pada 10 Juli 2020, yakni KM Kelud dengan rute Tg. Priok – Kijang – Batam – Belawan (PP), serta KM Ciremai dengan rute Semarang – Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura – Biak – Manokwari – Sorong – Namlea – BauBau – Makassar – Surabaya – Tg. Priok.

KM Nggapulu dijadwalkan akan beroperasi pada 15 Juli 2020 dengan rute Tg. Priok – Surabaya – Makassar – BauBau – Ambon – Banda – Tual – Dobo – FakFak (PP).

Sementara untuk kapal perintis, per 6 Juli Pelni mengoperasikan sebanyak 20 kapal yakni KM Sabuk Nusantara (Sanus) 46, KM Sanus 68, KM Sanus 83, KM Sanus 80, KM Sanus 92, KM Sanus 99, KM Sanus 97, KM Sanus 106, KM Sanus 103, KM Sanus 115, KM Sanus 105, KM Sanus 90, KM Sanus 109, KM Sanus 48, KM Sanus 94, KM Sanus 69, KM Sanus 78, KM Sanus 108, KM Sanus 63, dan KM Sanus 107.

Dalam pelaksanaan kegiatan operasionalnya, pihaknya juga terus mematuhi dan melaksanakan seluruh protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19 di atas kapal.

“Menciptakan pelayaran yang aman dan selamat merupakan komitmen kami. PELNI tetap membatasi jumlah penumpang diatas kapal, yakni sebesar 50% dari kapasitas. Para kru telah dilengkapi dengan APD yang wajib dipergunakan selama bertugas,” tutur Yahya.

Tak kalah penting adalah para penumpang wajib menyertakan surat hasil rapid test ketika akan berpergian dengan kapal Pelni. Pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama menjalankan kegiatan operasional. (omy)