Angkasa Pura 2

Truk Bermuatan 6 Ton Bandeng Terguling di Kulon Progo

KoridorSelasa, 7 Juli 2020
Screenshot_20200707_195424

Kulon Progo (BeritaTrans.com) – Nasib kurang beruntung dialami oleh Anas Tohir, 51 tahun, warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Truk yang dikemudikannya mengalami kecelakaan lalu lintas di tikungan letter S ruas Jalan Daendels tepatnya di Pedukuhan I, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan pada Senin (6/7/2020) malam.

Penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Kulon Progo, Brigadir Polisi Kepala Daryanto menuturkan, truk bernomor polisi S 8205 UL yang dikemudikan oleh Anas Tohir saat terguling sedang mengangkut enam ton ikan bandeng. Rencananya akan akan dikirim ke Tasikmalaya, Jawa Barat, namun terguling di Kulon Progo.

Daryanto menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena rem blong. Diduga sang sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya saat melaju, kemudian truk oleng dan akhirnya masuk ke jalur berlawanan. “Diduga truk melaju dengan kecepatan lumayan tinggi. Saat di tikungan rem blong akhirnya truk oleng dan terguling,” kata Daryanto, Senin, 6 Juli 2020 malam.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak timbul korban jiwa. Baik sopir maupun kernetnya diketahui tidak mengalami luka. Kedua awak hanya mengalami syok dan trauma.

Diduga truk melaju dengan kecepatan lumayan tinggi. Saat di tikungan rem blong akhirnya truk oleng dan terguling.

Sopir truk Anas Tohir mengatakan, pada saat sebelum kecelakaan, dirinya memacu truk dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Menurut dia, diduga karena aspal yang basah setelah diguyur hujan. Akhirnya truk kemudian tergelincir karena pada saat bersamaan rem blong.

Dia mengakui sudah terbiasa melewati jalur tersebut. Dia juga mengakui akibat kecelakaan tersebut, diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Saya sebenarnya sudah biasa lewat jalan ini. Namun sedang apes saja hari ini,” ucap Anas.

Adapun truk yang melintang di badan jalan kemudian dievakuasi dengan menggunakan derek. Insiden ini sempat menimbulkan kemacetan karena banyak warga yang mengerumuni lokasi kejadian. Selain melihat kejadian tersebut, juga tidak sedikit warga yang kemudian membantu mengumpulkan ribuan ekor ikan bandeng yang berserakan setelah kecelakaan. (lia/sumber:tagar.id)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari