Angkasa Pura 2

Melalui Angkutan Logistik, Pelni Dukung Kemajuan UMKM

DermagaRabu, 8 Juli 2020
IMG-20200708-WA0005

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – Pelni siap mendukung Pemerintah dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Hal ini dilakukan oleh Pelni untuk mendorong pelaku UMKM dalam memaksimalkan usaha dan program yang akan dijalankan di tengah Pandemi Covid-19.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut, Masrul Khalimi mengatakan bahwa Pelni siap untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam memajukan UMKM.

“Kami akan berupaya memaksimalkan angkutan logistik Pelni sehingga dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dalam mengangkut hasil produknya ke penjuru Nusantara,” jelas Masrul di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Sebagai Perusahaan Pelayaran yang tidak hanya dapat mengangkut penumpang saja, namun sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2020, kapal tol laut yang dioperasikan juga dapat mengangkut barang kebutuhan pokok, barang penting lainnya termasuk hasil produksi yang dihasilkan dari pelaku UMKM.

Tidak hanya melalui kapal tol laut saja, namun kapal penumpang milik Pelni juga memiliki ruang yang luas untuk dimanfaatkan dalam pengiriman barang-barang hasil produksi milik UMKM, serta Pelni memiliki 45 kantor cabang yang tersebar di Indonesia.

“Dengan begitu pelaku UMKM tidak perlu khawatir dalam hal pengiriman barang ke penjuru Nusantara, termasuk daerah T3P, yakni Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan,” ungkapnya.

Pelaku UMKM dapat memanfaatkan kontainer milik Pelni yang dapat diangkut menggunakan kapal penumpang yang memilik trayek luas dengan hitungan pengiriman LCL (Less Container Loaded), yaitu pengiriman yang tidak mencapai satu kontainer penuh dengan hitungan kubikasi.

“Kami berharap, pelaku UMKM tetap semangat dalam memproduksi hasil-hasil olahan mereka walaupun di tengah Pandemi Covid-19 ini, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” imbuh dia. (omy)