Angkasa Pura 2

AirAsia Fasilitasi Pemulangan 169 Warga Negara India

KokpitKamis, 9 Juli 2020
Image 1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Maskapai AirAsia berhasil memfasilitasi penerbangan pemulangan atau repatriasi 169 warga negara India melalui penerbangan khusus tidak berjadwal pada 7 Juli 2020 dari Jakarta ke Tamil Nadu, India.

Penerbangan repatriasi ini menurut Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga, dilaksanakan atas kerja sama dengan organisasi Indonesia Tamil Sangam dan didukung oleh Kedutaan Besar India di Jakarta.

“Penerbangan khusus repatriasi dengan kode penerbangan QZ 980 bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 08:37 WIB dan tiba di Tiruchirappalli International Airport pukul 13:02 waktu setempat menggunakan armada pesawat Airbus A320-200,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima BeritaTrans.com.

Chandrasekaran Rajalingam selaku Pengurus Indonesia Tamil Sangam menyampaikan, komunitasnya beranggotakan para warga negara India yang mayoritas bekerja di Indonesia dan berperan sebagai wadah pertukaran informasi antarsesama pendatang.

“Selama pandemi Covid-19, Pemerintah India menerapkan pembatasan perjalanan dan mengakibatkan banyak dari anggota komunitas kami tidak dapat kembali ke India,” ujar Chandra.

Vera menyampaikan sangat berbangga hati dapat mengambil bagian dalam misi sosial kali ini.

“Selama pandemi Covid-19, secara grup kami telah menuntaskan puluhan penerbangan repatriasi dan berhasil memulangkan ribuan tamu yang terjebak akibat pembatasan perjalanan di sejumlah negara kembali ke negara asalnya,” ungkap dia.

Sebagai maskapai berbiaya hemat dengan jaringan yang kuat di Asia Pasifik, pihaknya berharap dapat kembali berperan melayani misi-misi sosial lainnya dan membawa lebih banyak tamu untuk lebih dekat dengan orang yang dicintai.

Ramesh Ramachandran selaku Pengurus Indonesia Tamil Sangam berterimakasih kepada AirAsia Indonesia dan Kedutaan Besar India di Jakarta untuk segala usaha dan dukungannya kepada komunitasnya.

“Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas warga negara asing lainnya di Indonesia yang terjebak akibat pembatasan perjalanan dan berharap dapat kembali ke negaranya,” tutur dia.

AirAsia Indonesia melayani penerbangan sewa (charter) untuk penumpang dan kargo, termasuk untuk kebutuhan perjalanan pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional dengan persetujuan dari otoritas terkait.

Ditambahkan Vera, AirAsia  juga memberikan nilai tambah dengan menyertakan pilihan solusi bagi berbagai permasalahan terkait pengajuan izin penerbangan, persyaratan, regulasi, serta penanganan barang di destinasi yang dikehendaki terutama untuk kebutuhan ekspor dan impor serta repatriasi.

AirAsia telah menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Seluruh penumpang yang berada dalam penerbangan ini pun telah memenuhi seluruh persyaratan terbang yang diwajibkan oleh pemerintah setempat,” imbuhnya.

Seluruh armada telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters), yang dapat menyaring 99.999% partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri.

Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia. (omy)