Angkasa Pura 2

Aksi Driver Ojol Joget Seperti DJ, Beri Pesan pada Pelanggan yang ‘Nakal’

Another News KoridorMinggu, 12 Juli 2020
viral-ojol-dj

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Aksi pria dan perempuan berjaket ojek online (ojol) dalam video yang memperlihatkan menari seperti disc jockey (DJ) menjadi viral.

Aksi menghibur dua orang berjaket ojol itu, telah ditonton sebanyak 11 ribu kali.

Akun Instagram @jeje.khayla, ternyata adalah pengunggah awal video itu.

Pria bernama Arkan itu mengunggah video ke Instagram dari akun TikTok-nya, pada Kamis (9/7/2020) lalu.

Dalam keterangan video itu, dirinya menulis pesan untuk pelanggan ojol.

Berikut pesan yang tertulis dalam video itu:

“Untung para costumer yang suka cancel tanpa alasan, mampir sana-sini.

Marah2 nggak jelas, bikin orderan fiktif, hobi ngasih bintang satu,

Nitip ini itu, tak pake helm, duduk diujung motor.

“Mau belok kanan badannya ke kiri, semoga klean semua lekas bertobat,” tulisnya.

Saat dihubungi wartawan, warga Medan tersebut mengaku membuat video itu di rumahnya.

Ia bersama istrinya yang bernama Dhila, memang sengaja membuat video seperti dj.

Namun, meski sang istri mengenakan jaket ojol, ternyata hanya dirinya yang berprofesi sebagai pengemudi ojol.

“Saya mengambil videonya di rumah saya, hari Senin kemarin,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (11/7/2020).

Arkan mengungkapkan, membuat video menari seperti dj itu, karena ingin menghibur.

Ia juga ingin menyampaikan pesan pada orang yang menonton, soal kendala yang dialami sebagai pengemudi ojol.

“Tujuannya hanya hiburan, sekalian ada pesan sedikit untuk para penumpang.”

“Agar driver bisa bekerja dengan aman dan nyaman. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan,” terangnya.

Warga Medan ini menyebut, semua pesan dalam video TikTok itu, sudah pernah ia alami.

“Itu yang ada di video, sudah pernah saya rasakan semua,” ungkap dia.

Ia menambahkan, sang istri pun merasa terhibur dengan hasil video yang diunggah itu.

Sementara, rekan ojol yang lain juga memberi tanggapan yang senada.

Mereka senang, keluh-kesahnya sebagai pengemudi ojol bisa tersampaikan.

“Teman-teman selain terhibur, terwakilkan juga untuk menyampaikan pesan itu,” jelasnya.

Arkan pun berharap, tak ada lagi pesanan fiktif yang diterima ojol.

Selain itu, pelanggan juga seharusnya mengonfirmasi ke pengemudi soal alasan membatalkan pesanan.

“Yang paling penting, jangan ada lagi orderan fiktif. Iu sangat merugikan driver.”

“Terus kalau mau cancel, konfirmasi saja ke driver alasannya apa. Driver juga enggak bakal marah kok kalau dijelasin,” pungkas dia. (dan/tribunnews)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari