Angkasa Pura 2

Nekat Masuk Terminal Pulogebang Tanpa SIKM Bus Ini Diputarbalikkan

KoridorMinggu, 12 Juli 2020
Screenshot_20200712-180436

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Satu unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) tanpa surat izin keluar masuk (SIKM) nekat masuk terminal Pulogebang, Jakarta harus diputarbalikkan sesuai keberangkatan awal dari PO yg bersangkutan yaitu di Kota Tegal, Jawa Barat.

Kejadian itu terjadi pada Ahad (12/7/2020), Sore. Terlihat bus PO Budi Jaya, masuk ke teminal namun tidak menaik turunkan penumpang, petugas yang berjaga langsung sigap mencegat dan menanyakan surat-surat jalan untuk masuk ke DKI. Tak satupun penumpang di dalam bus memiliki SIKM termasuk Crew.

Komandan Regu Dinas Perhubungan Pulogebang, Bonari yang berjaga mengungkapkan, bahwa pihak kru bus tidak mengetahui peraturan dilarangnya bus masuk ke terminal tersebut tanpa memiliki surat izin keluar masuk (SIKM).

“Karena menyangkut pengetahuan pengemudi, kalo pengemudi yang biasa enggak akan masuk, …memang terminal belum boleh masuk(bus AKAP), boleh masuk tapi harus punya SIKM,” ungkap Bonari kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, di Terminal Pulogebang saat kejadian.

Pihaknya selama ini masih menjalankan peraturan PSBB transisi di mana bus yang masuk ke terminal tersebut adalah harus memenuhi persyaratan seperti memiliki SIKM.

“Selama saya berjaga baru satu kali ini kejadian mobil tanpa SIKM kedapetan,”kata Bonari.

Screenshot_20200712-180112

Pihak terminal juga telah melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan telah dinyatakan  sehat dengan standar alat thermo gun.

Atas kesepakatan pihak sopir dan penjaga terminal akhirnya bus yang berisi 30 orang tersebut, terpaksa dipulangkan kembali ke terminal keberangkatannnya di Kota Tegal.

“Ini terpaksa kita pulangkan lagi, bus ini mau ke Kalideres, cuma kita putar balikkan saja ke asalnya,” kata Bonari.

DSC_1802_resize_11

Dishub terminal pun, dengan menggunakan mobil patroli mengawal mobil bus tersebut untuk kembali ke kota awal.

Sopir juga mengungkapkan akan mengembalikan tiket penumpang karena itu merupakan kesalahan darinya. (fhm)