Angkasa Pura 2

Jalur Bekas Rel Kereta Api di Langsa Bakal Dipermanenkan Aspal

Emplasemen KoridorKamis, 16 Juli 2020
images (24)

LANGSA (BeritaTrans.com) - Jalan bekas (eks) jalur kereta api dari Simpang Islamic Center – Simpang Pasar Hewan, Kecamatan Langsa Kota, direncanakan akan dibangun (diaspal) tahun 2021.

Selama ini jalan yang direncanakan akan dibuat dua jalur itu belum bisa dibangun oleh Pemko Langsa, meskipun sudah dilakukan pelebaran sebelumnya.

Karena PT KAI belum mengeluarkan izin pemakaian aset tanah eks jalur kereta api ini, untuk kepentingan publik pembangunan jalan dua jalur tengah Kota Langsa tersebut.

Selama ini jalan eks jalur kereta api dengan kondisi belum teraspal ini sudah menjadi jalan alternatif ramai dilalui oleh masyarakat, walaupun kondisinya sekarang hancur banyak titik yang berlobang.

Warga lebih memilih jalan ini, karena Jalan Protokol (Jalan A Yani) pada waktu tertentu terutama pada jam sibuk (jam masuk kantor dan masuk sekolah), serta malam hari libur sudah sangat padat kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kota Langsa, Muharram ST MM, kepada wartawan, Selasa (14/07/2020) mengatakan, usulan pembangunan jalan eks kereta api sudah diusulkan pada Otsus tahun 2021.

“InshaAllah tahun 2021 ini jalan dua jalur bekas jalur kereta api yaitu dimulai dari Simpang Islamic Center Kecamatan Langsa Baro – Simpang Pasar Hewan Kecamatan Langsa Kota akan dibangun,” ujarnya.

Dia menambahkan, dana diusulkan untuk pembangunan jalan dua jalur ini sekutar Rp 6 miliar termasuk untuk sarana pendukung lainnya, dan untuk volume panjang jalan yang akan dibangun ini kurang lebih sekitar 2 km.

Agar pembangunan sarana publik yang memang sangat mendesak dibutuhkan itu, pihaknya mengharapkan dukungan masyarakat dan semua elemen, termasuk pihak PT KAI selaku pemegang asset eks jalur kereta api itu.

Karena jika jalan dua jalur ini tuntas dibangun, otomatis akan mengurai kemacetan akibat semakin tingginya jumlah kendaraan yang melalui Jalan Protokol atau Jalan A Yani Kota Langsa ini.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi di lapangan, dan dari segi anggaran sudah ada diusulkan pada Otsus 2021. Sehingga pembangunan jalan dua jalur di bekas rel kereta api ini tuntas dilaksanakn tahun depan,” imbuh Muharram.(fhm/sumber:serambinews)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari