Angkasa Pura 2

Perkara Korupsi: Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 12 Tahun Penjara

Another News FigurSelasa, 28 Juli 2020
_102871357_49cfebbf-c660-4525-9859-0d0e43726a0a

KUALA LUMPUR (BeritaTrans.com) – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak divonis 12 tahun penjara, dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan dalam sidang skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), Selasa (28/7/2020).

Hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur mengatakan tim pengacara mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak telah gagal meyakinkannya bahwa tuduhan terhadap Najib tidak benar, termasuk pencucian uang sebesar RM42 juta.

“Karena itu, saya menyatakan terdakwa bersalah atas seluruh tujuh dakwaan,” kata Hakim Pengadilan, Mohamad Nazlan Mohamad Ghazali.

Najib, saat mendengarkan pembacaan vonis, terlihat tenang.

Najib sebelumnya menghadapi tujuh dakwaan terkait dengan pelanggaran kepercayaan, pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan.

Najib dituduh secara ilegal menerima hampir US$10 juta (sekitar Rp 146 miliar) dari bekas unit 1MDB, SRC International.

Dia mengaku tidak bersalah.
_113670283_0b72c44f-10ec-4a84-b233-a33bc23a4f9e (1)
Najib. (Foto: REUTERS/LIM HUEY TENG)

Najib, yang kalah dalam Pemilu tahun 2018, menghadapi sejumlah tuduhan kriminal terkait dugaan telah dikorupsinya US$4,5 miliar (lebih dari Rp 65 triliun) dari dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Pengacara Najib sebelumnya mengatakan Najib diperdaya oleh pemodal asal Malaysia, Jho Low, dan pejabat 1MDB lainnya yang meyakinkan Najib bahwa dana yang masuk ke rekeningnya disumbangkan oleh keluarga kerajaan Saudi.

Pengacara mengatakan Najib tak tahu bahwa dana itu disalahgunakan, sebagaimana tuntutan jaksa.

Low sendiri telah membantah tuduhan itu.
_112268764_mediaitem112268763
Najib mengaku tidak terlibat dalam penyalahgunaan 1MDB. (Foto: reuters)

Beberapa pendukung Najib telah berkumpul di dekat gedung pengadilan sejak Selasa pagi. Jalan menuju pengadilan ditutup karena alasan keamanan.

Sebelumnya, Najib mengatakan bahwa pengadilan itu akan menjadi peluang untuk membersihkan namanya.

Apa yang dimaksud dengan 1MDB?

1MDB sejatinya didirikan untuk menggalang dana untuk pembangunan Malaysia dan membantu kaum miskin negara itu. Namun, dana yang terkumpul dituduh telah diselewengkan.

Jaksa AS dan Malaysia menuding uang tersebut mengalir ke beberapa individu berpengaruh untuk membeli barang-barang mewah, termasuk real estat, kapal yacht, jet pribadi, dan barang seni.

Najib menyanggah tuduhan-tuduhan tersebut dan senantiasa berkeras tidak bersalah.

Bank investasi AS, Goldman Sachs, yang mengumpulkan uang melalui penjualan surat berharga, juga diselidiki oleh aparat AS dan Malaysia atas perannya.

Sejumlah pihak telah menuduh Najib terlibat dalam korupsi 1MDB selama lebih dari lima tahun.

Tetapi tindak lanjut secara hukum baru terjadi setelah ia kalah pemilu tahun 2018 dan penggantinya Mahathir Mohamad membuka kembali penyelidikan.
_107749152_mediaitem107749151
Riza Aziz, kiri, bersama Leonardo DiCaprio dalam Penghargaan Bafta 2014. Para jaksa di Malaysia sebelumnya menggugurkan serangkaian tuntutan terhadap Riza Aziz dalam kasus skandal 1MDB bernilai ratusan juta dollar. Riza merupakan anak tiri mantan Perdana Menteri Najib Razak. (Foto: AFP).

Reuters menuliskan, kasus ini dipandang sebagai ujian terhadap upaya Malaysia memberantas korupsi, setelah partai Najib kembali berkuasa pada Februari lalu, sebagai bagian dari aliansi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Putusan bersalah dapat meningkatkan kredibilitas Muhyiddin di mata publik, tetapi melemahkan koalisinya, yang mengandalkan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) sebagai komponen terbesarnya – dan berpotensi memicu jajak pendapat cepat.

Keputusan pengadilan dilakukan beberapa hari setelah Malaysia mencapai kesepakatan senilai US$3,9 miliar dengan Goldman Sachs terkait dengan perannya dalam membantu 1MDB mengumpulkan uang.

Habiskan Rp11,2 Miliar Sehari Beli Perhiasan di Italia
images (2)
Sebelumnya jaksa menyebut Najib Razak mengeluarkan dana lebih dari US$800.000, atau sekitar Rp11,2 miliar dalam satu hari untuk membeli perhiasan mewah di Italia.

Transaksi yang dilakukan pada 2014 tersebut adalah bukti terbaru dari apa yang dikatakan kritikus sebagai gaya hidup mewah yang dinikmati oleh Najib setelah ia dan kroni-kroninya diduga menjarah kas negara.

Dalam sidang yang digelar Senin (15/17), terungkap bahwa dua kartu kredit milik mantan pemimpin Malaysia itu digunakan untuk transaksi perhiasan mewah di cabang toko perhiasan Swiss, De Grisogono, di Italia, seperti dilaporkan oleh kantor berita Bernama.

Pejabat senior dari bank AmBank, Yeoh Eng Long, mengatakan uang miliaran rupiah itu digunakan pada 8 Agustus 2014. Meski begitu, dia tidak menjelaskan jenis perhiasan yang dibeli dengan uang itu.

Dalam persidangan, ia juga menyebut kartu kredit itu juga digunakan untuk transaksi sebesar RM460.000, atau sekitar Rp1,5 miliar, di butik Chanel di Hawaii dan RM120.000, atau sekitar Rp407 juta, di Shangri-La Hotel di Bangkok.

Menanggapi klaim ini, melalui tulisan di Facebook, Najib mengatakan perhiasan tersebut adalah hadiah bagi anggota keluarga kerajaan negara lain. Ia tidak menyebut nama negara yang dimaksud.

“Pengeluaran ini untuk hadiah bagi anggota senior dari kerajaan negara lain yang memiliki hubungan baik dengan negara kita,” tulisnya dalam unggahan di Facebook.

“Adalah hal yang normal untuk memberi hadiah kepada pemimpin pemerintahan lain.” Ia tidak menyebut nama negara yang dimaksud.

Ia juga tidak menjelaskan mengapa pembelian perhiasan tersebut menggunakan kartu kredit pribadi.

Tahun lalu, polisi Malaysia menyita barang mewah dari tempat tinggal mantan perdana menteri Najib Razak senilai lebih US$270 juta atau Rp3,8 triliun.

Lebih dari 400 jam, 567 tas tangan, dan 12.000 perhiasaan disita, termasuk sebuah kalung senilai lebih US$1.000.000 atau Rp14 miliar.

Nilai aset yang disita dari enam rumah milik Najib dilaporkan mencapai US$273 juta atau sekitar Rp4.143 triliun.

Ini mencakup 567 tas tangan, 423 jam tangan, 14 tiara, dan uang kontak. Petugas memerlukan waktu tiga hari untuk menghitung nilai aset tersebut.

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pernah mengatakan bahwa Rosmah memiliki kalung dan liontin berupa berlian merah jambu senilai US$27,3 juta atau sekitar Rp414 miliar.

Dalam wawancara dengan kantor berita Reuters, Najib mengatakan bahwa istrinya tak memiliki kalung dan liontin berlian.

Di luar uang kontan, tas dan perhiasan mewah yang disita aparat, Rosmah juga pernah diinterogasi aparat terkait dengan supelmen antipenuaan senilai US$240.000 atau sekitar Rp3,6 miliar, yang diduga dibeli dari “uang hasil penggelapan”.

Penelusuran Departemen Kehakiman AS menyebutkan bahwa setidaknya US$4,5 miliar dana 1MDB dicuri.

Dana itu “diyakini dibersihkan melalui lembaga-lembaga keuangan di AS”.

Rosmah Mansor, Istri Najib Razak Pemilik Tas Tangan dan Perhiasan Mewah Senilai Ratusan Miliar
_103710909_049749629-1
Rosmah lahir pada 1951 dan berasal dari Kuala Pilah, Negeri Sembilan, di Malaysia barat daya.

Ia kuliah di jurusan sosiologi dan antropologi sebelum melanjutkan strata dua di Amerika Serikat.

Rosmah yang dikenal sebagai anak guru ini menikah dengan Najib pada 1987, pernikahan kedua, baik bagi Rosmah maupun Najib.

Najib ketika itu menjabat sebagai menteri pemuda dan olahraga. Pada 2009 Najib menjadi perdana menteri Malaysia.

Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, untuk pertama kalinya dihadirkan di pengadilan dengan dakwaan melakukan pencucian uang dan penghindaran pajak.

Dalam sidang di Kuala Lumpur, hari Kamis (4/10/2018), Rosmah menyatakan tidak bersalah atas 17 dakwaan yang ditujukan kepadanya.

Media, baik di dalam maupun luar negeri, memberitakan bahwa Rosmah “senang berbelanja”.
_103710914_049729657-1
Nilai total 567 tas tangan Rosmah yang disita polisi diperkirakan mencapai hampir US$13 juta atau setara dengan Rp197 miliar. (Foto: reuters).

Wall Street Journal pernah memberitakan bahwa tagihan kartu kredit Rosmah saat berbelanja di London, New York, dan beberapa kota lain pada kurun 2008 hingga 2015 mencapai US$6 juta atau sekitar Rp91 miliar.

Para pengguna media sosial di Malaysia sudah sejak lama membahas koleksi tas tangan mewah Rosmah, yang harga satuannya mencapai ribuan dolar.

Nilai total 567 tas tangan Rosmah yang disita polisi diperkirakan mencapai hampir US$13 juta atau setara dengan Rp197 miliar.

Najib mengatakan hampir semua barang-barang yang disita aparat adalah pemberian atau hadiah.

Dalam otobiografi yang terbit pada 2013, Rosmah mengakui “membeli beberapa perhiasan dan baju dengan uangnya sendiri yang didapat dari hasil menabung sejak muda”, kata media Malaysia, The Star.

Dalam otobiografi yang sama, Rosmah mengatakan “sebagai perempuan dan istri pemimpin, dirinya harus tampil necis dan rapi”.

“Akan sangat memalukan jika orang-orang mengatakan istri perdama menteri tampil asal-asalan,” kata Rosmah dalam otobiografi resminya.

Dalam biografi lain yang terbit tahun lalu, terdapat kartun Rosmah yang digambarkan memberi nasihat kepada sang suami.

“Dunia luar menaruh perhatian kepada kita. Hati-hati dengan sikap dan tindak tandukmu. Jangan sombong, jangan menyalahgunakan statusmu,” kata Rosmah dalam kartun tersebut.

Sumber: bbc.com.