Angkasa Pura 2

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Libur Idul Adha, Operasional Truk Sumbu 3 ke Atas Dibatasi

KoridorSabtu, 1 Agustus 2020
050889500_1462406113-20160505-tol_cikampek-kemacetan-jakarta-553x373

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Untuk mempersiapkan langkah-langkah penanganan arus balik libur Idul Adha serta mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas di berbagai ruas, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menerapkan pembatasan angkutan barang sumbu 3 ke atas.

Pembatasan berlaku bagi yang masuk jalan tol mulai dari Jawa Timur dan Jawa Tengah ke arah Jawa Barat dan Jakarta (Arah Timur ke Barat) yang akan mulai diberlakukan pada besok (2/8/2020) pukul 08.00 WIB hingga Senin (3/8/2020) Pukul 08.00 WIB.

Untuk membahas persiapan dan penanganan hal tersebut maka Ditjen Hubdat telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak.

“Dari hasil rapat tersebut, intinya kami akan mulai menyeleksi angkutan barang dari arah Timur ke Barat. Mulai dari Surakarta dan Gerbang Tol Krapyak, juga akan diperketat di Gerbang Tol Kanci untuk kemudian dialihkan ke jalan arteri Pantura,” urai Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Sabtu (1/8/2020).

Untuk proses pengalihan angkutan barang ini, Dirjen Budi juga meminta kepada petugas di lapangan agar ditambah jumlahnya serta berkoordinasi dengan Kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), dan Dishub Prov/Kota/Kabupaten setempat.

“Meski demikian pembatasan angkutan barang ini tetap menyesuaikan kondisi kemacetan di jalan tol yang sewaktu-waktu dapat diubah sesuai diskresi dari Kepolisian yang dikomandoi oleh Korlantas Polri,” tuturnya.

Rakor yang digelar secara daring tersebut dihadiri beberapa perwakilan dari Korlantas Polri, BPTD Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah-DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, serta kepala Dinas Provinsi Kota/Kabupaten sejumlah daerah terkait.

Selain itu, untuk memperlancar arus balik maka pihak Kepolisian bekerjasama dengan Operator Jalan Tol akan menerapkan contraflow dari arah Timur ke Barat di Tol Jakarta Cikampek di KM 65 (setelah pertemuan antara tol Trans Jawa dengan tol Purbaleunyi) hingga KM 47 (Ramp on Jakarta Cikampek Elevated) jika diperkirakan akan terjadi peningkatan volume lalu lintas yang signifikan terutama dari arah Timur (Jateng dan Jatim).

Untuk menunjang kelancaran lalu lintas, maka pekerjaan konstruksi di sekitar Main Road jalan tol yang melibatkan kendaraan dan alat berat akan dihentikan sementara pada Sabtu – Minggu.

“Kami juga minta petugas pengelola jalan tol agar melarang kendaraan parkir di pinggir jalan tol sekitar rest area,” tutup Dirjen Budi. (omy)