Angkasa Pura 2

Kapal Muatan Jeruk dari Pontianak Tujuan Pangkalbalam Hilang di Perairan Bangka

DermagaSenin, 3 Agustus 2020
km-surya-hasil-laut-gt-10-sebelum-berangkat

BANGKA (BeritaTrans.com) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) menggelar operasi SAR terhadap Kapal Motor (KM) Surya Hasil Laut GT 10 yang lost contact dandiduga mengalami kecelakaan.

Kepala Basarnas Babel Fazzli mengatakan, pihaknya mendapat laporan pada Senin (3/8/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan laporan dari Kansar Pontianak, kapal milik Baharudin mengalami kecelakaan.

Diperkirakan lokasi kejadian berada di perairan Pulau Pengiki dengan rute Tebas Pemangkat Pontianak – Pangkalbalam (Bangka).

Di dalam kapal tersebut terdapat 3 Person on Boat (orang di atas kapal) berstatus dalam pencarian (DP).

Mereka masing-masing bernama Irwan (nakhoda), Bayu (Kepala Kamar Mesin) dan Boncong (anak buah kapal).

“Kronologisnya, pada Sabtu 25 Juli 2020 sekitar pukul 23.30 WIB KM Surya Hasil Laut GT 10 dan KM Mandala Putri berangkat dari Tebas Pemangkat Pontianak menuju Pangkalbalam dengan muatan buah jeruk, rencana tiba di Pangkalbalam, Bangka, Selasa 28 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Fazzli, Senin (3/8/2020)

Namun, pada Minggu 26 Juli 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, komunikasi terakhir antara Owner Baharuddin dengan KM Surya Hasil Laut yang menginformasikan KM Surya Hasil Laut berada pada Jarak 30 Nm di sebelah barat Pulau Pengiki.

Pada hari Selasa 28 Juli 2020 KM Mandala Putri tiba di Pelabuhan Pangkalbalam Bangka sekitar pukul 09.00 WIB.

Sedangkan KM Surya Hasil Laut sampai saat ini belum tiba di tujuan.

“Pada hari Minggu 2 Agustus 2020 sekitar Pukul 22.30 WIB, bapak Baharuddin melaporkan ke Kantor SAR Pontianak, terkait KM Surya belum tiba di tujuan,” ucapnya.

Lanjutnya, pada hari Senin 03 Agustus 2020 sekitar Pukul 11.30 WIB, Kantor SAR Pontianak menerima informasi dari KM Bina Abadi yang telah sandar di Pemangkat Pontianak.

Mereka menginformasikan pada saat melintas Jumat 31 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 WIB di Perairan Bangka. terdapat serpihan buah jeruk dan peti buah di koordinat 01° 25.009′ S 107° 5.000′ T dengan jarak 73,14 Nm arah 51 derajat dari Dermaga KN SAR Karna Pangkalpinang.

“Oleh karena itu informasi tersebut diteruskan kepada Kansar Pangkalpinang atau Basarnas Babel, bahwa KM Bina Abadi menemukan tanda tanda di perairan Bangka,” jelasnya.

Saat ini, tindakan yang dilakukan oleh Kansar Pangkalpinang atau Basarnas Babel adalah melakukan koordinasi dengan Stasiun Radio Pelabuhan (SROP) Pangkalbalam, menyiapkan KN SAR Karna dan RIB 01 Pangkalpinang, dan mengerakkan rescuer ke KN SAR Karna Pada Pukul 12.00 WIB.

“Hasilnya masih nihil untuk hari ini, dan akan dilanjutkan besok dengan menggerakkan kapal KN SAR Karna dan RIB 01 Pangkalpinang, untuk pencarian itu,” ucapnya. (fhm/sumber:bangkapos)