Angkasa Pura 2

Baru 7 Hari Berlayar, Kapal Pesiar Norwegia Terpaksa Berlabuh karena 4 Kru Positif Corona

Another NewsSelasa, 4 Agustus 2020
sebanyak-40-kru-dan-penumpang-kapal-pesiar-mewah-asal_200803080203-375

Oslo (BeritaTrans.com) – Sejumlah kru kapal pesiar dari Norwegia dibawa ke rumah sakit setelah mengalami sakit usai tujuh hari berlayar.

Perusahaan kapal pesiar ekspedisi Hurtigruten membawa empat kru kapalnya ke University Hospital of North Norway di Tromsø, Norwegia, tak lama setelah berlabuh, Jumat 31 Juli 2020.

Kapal pesiar berkapasitas 535 orang ini baru saja berlayar selama tujuh hari di lepas lautan kepulauan Svalbard yang kaya akan fauna kutub utara.

Sebelumnya, empat kru tersebut jatuh sakit beberapa hari selama di perjalanan dan diisolasi. Perusahaan kapal mengatakan tidak ada gejala serupa Covid-19.

Namun, keempat kru tersebut dinyatakan positif setelah berlabuh di Tromsø Jum’at lalu.

Saat ini seluruh kapal dikarantina, dan sedang dilakukan testing kepada sekitar 160 kru kapal.

Perusahaan juga sedang berusaha melacak 177 penumpang yang pulang lebih awal.

Perjalanan selanjutnya yang dijadwalkan berangkat Jumat depan telah dibatalkan.

Dimulai dari Hamburg, kapal bernama Fridtjof Nansen ini berlayar menuju Norwegia bersama 530 orang penumpang, dan di awal bulan Juli menambah perjalanan menuju Svalbard di kapal Roald Amundsen dan Spitsbergen.

Perjalanan ini hanya diperuntukkan kepada turis lokal dari negara-negara Eropa tertentu. Tidak ada turis dari Amerika yang ikut ke kapal.

“Keamanan penumpang dan kru menjadi prioritas pertama kami,” kata juru bicara Hurtigruten Rune Thomas Ege.

“Kami bekerja sama dengan Norwegian Institute of Public Health, pemerintah kota Tromsø, dan pihak-pihak lokal dan Internasional lainnya,” tambahnya.

Sebelumnya Hurtigruten telah menerapkan protokol kesehatan di kapal-kapal mereka, yang meliputi pengecekan medis, pembersihan mendetil, dan meniadakan prasmanan.

Semua kapal beroperasi 50 persen di bawah kapasitas normal untuk menerapkan social distancing.

Hurtigruten menjadi salah satu perusahaan yang berusaha memulai kembali bisnis kapal pesiar pasca turunnya jumlah kasus coronavirus di Eropa. Sampai saat ini tidak ada kapal pesiar Amerika Utara yang meneruskan pelayaran. (lia/sumber:seputartangsell