Angkasa Pura 2

Dishub DKI Mau Gabungkan Gojek dan Grab dalam Satu Aplikasi

KoridorRabu, 5 Agustus 2020
images (3)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana membuat satu aplikasi khusus transportasi yang isinya melibatkan berbagai moda transportasi.

Aplikasi ini kemungkinan bakal menyatukan dua penyedia transportasi online terbesar, Gojek dan Grab, dalam satu platform.

SAVE_20200805_210412

Kadishub DKI Syafrin Liputo dalam diskusi virtual, Rabu (5/8/2020), menjelaskan aplikasi itu disebut ‘aplikasi super’.

“Kami akan mendudukkan posisi angkutan daring ini di dalam rencana pengembangan ke depan. Istilahnya kami akan membuat super apps, di dalamnya akan ada Grab dan Gojek dari sisi angkutan online roda dua dan empat,” kata Kadishub DKI Syafrin Liputo dalam diskusi virtual, Rabu (5/8/2020).

Menurut Syafrin moda transportasi online sangat dibutuhkan masyarakat sehingga keberadaannya tetap harus didukung pemerintah.

Aplikasi super ini, kata Syafrin, bukan pengganti pemesanan Gojek dan Grab. Kata dia fungsinya sebagai alat ‘pembanding’ semua moda transportasi online dan konvensional.

“Bicara penggunaan angkutan umum, maka untuk angkutan daring menjadi penting peranannya. Oleh sebab itu dari prespektif Dishub saat ini kami mencoba mendorong terintegrasinya seluruh layanan angkutan umum massal,” ungkapnya.

Syafrin menjelaskan salah satu fungsi aplikasi super yakni menghitung pengeluaran transportasi masyarakat setiap perjalanan. Masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengecekan tarif yang bakal dikeluarkan untuk berbagai moda transportasi mulai konvensional hingga online.

“Artinya dia akan melihat super apps. Kalau gunakan [kendaraan pribadi] berapa biaya yang dikeluarkan. Terus kalau angkutan umum, termasuk angkutan daring, berapa yang harus dikeluarkan. Sehingga punya perencanaan baik dari sisi keuangan harian,” kata Syafrin.(amt/cnnindonesia.com/foto:dok)