Angkasa Pura 2

Jenazah Ibu Hamil dan Bocah Korban Kapal Tabrak Tongkang Ditemukan di Sungai Lilin Musi Banyuasin

DermagaKamis, 6 Agustus 2020
78181-pencarian-korban-hilang-tabrakan-speed-boat-vs-tongkang-batubara

MUSI BANYUASIN (BeritaTrans.com) – Tim SAR gabungan menemukan dua dari empat penumpang kapal cepat Taxi yang tenggelam di perairan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, setelah menabrak kapal tongkang batu bara pada Rabu (5/8).

Kepala Basarnas Palembang Hery Marantika di Palembang, Kamis, mengatakan dua korban masing-masing Nia Surnia dan Riski (7) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di dua lokasi berbeda.

“Korban Nia ditemukan pada Kamis pukul 04.00 WIB satu kilometer dari lokasi tenggelam, sedangkan korban Riski ditemukan pukul 13.20 WIB sekitar 7,6 kilometer dari lokasi tenggelam,” ujarnya seperti dirilis Antara.

Kompas.com menyebut Nia (30) tercatat sebagai Warga Desa Suka Mulya, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin. Nia diketahui sedang dalam kondisi hamil sembilan bulan.

Sebelumnya Rabu (5/8) pukul 09.50 WIB, kapal cepat Taxi dari Kampung Tobo Karang Agung mengalami mati mesin di Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin.

Kapal berpenumpang 10 orang tersebut terbawa arus lalu menabrak kapal tongkang batu bara, akibatnya penumpang tengggelam dan hanya enam yang selamat.

Ia mengatakan saat ini tersisa dua korban lagi yang masih terus dicari. Pencarian terkendala cuaca dan arus sungai yang deras serta keruh, sehingga tim SAR tidak bisa menyelam karena penglihatan di bawah air sangat terbatas dan membahayakan anggota.

Namun Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, KSOP, Pemkab Musi Banyuasin, masyarakat setempat dan tim medis tetap berupaya maksimal mencari dua korban lainnya yang belum ditemukan.

“Untuk dua korban yang ditemukan sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ujarnya.

Peristiwa naas itu sendiri tidak berselang jauh dari tenggelamnya awak kapal tanker minyak MT Altair yang tenggelam di Sungai Lilin pada Kamis (30/7). Arus deras dan keruhnya air juga menjadi kendala pencarian.

(ray/sumber: antaranews.com/foto: antaranews.com/Basarnas Palembang)