Angkasa Pura 2

Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi LSDP Menggebu Bahas Tingkatkan Wisata Bahari Menuju New Normal

Dermaga Kelautan & PerikananKamis, 6 Agustus 2020
Screenshot_20200806-234421

IMG-20200810-WA0015

BADUNG (BeritaTrans.com) – Sengit sekali, pembahasan yang berlangsung selama berjam-jam demi membangkitkan pertumbuhan ekonomi dengan untuk mendukung minat wisata bahari di era new normal. Kini hasil pemikiran -pemikiran tersebut tinggal diterapkan untuk membuat Indonesia bangkit kembali dari pandemi Covid-19.

Dalam rangka mendukung wisata bahari di Indonesia diperlukan adanya kepedulian semua pihak untuk dapat ikut serta menyiapkan sarana dan prasaranan termasuk sektor transportasi. Untuk itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut Sungai Danau dan Penyeberangan (LSDP), Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Perhubungan,  mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholder.

“Harus menyiapkan dukungan agar kunjungan wisata dapat berjalan normal dan tetap melakssanakan protokol kesehatan di angkutan maupun di simpul-simpul transportasi,” kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, Ir. I Nyoman SukayAdnya, M.M dalam sambutannya dalam acara yang belangsung di Balangan Room Grand Inna Kuta, Badung, Bali pada Kamis (6/8/2020).

I Nyoman menjelaskan Kementerian perhubungan sebagai penyedia jasa transportasi membutuhkan pemikiran-pemikiran dalam rangka menyiapkan strategi dukungan transportasi pada masa pandemi Covid-19 menuju kebiasaan baru.

Dasar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Potensi Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan untuk Mendukung Kunjungan Wisata Bahari di Indonesia pada Pandemi Covid 19 menuju Kebiasaan Baru’ antara lain didukung oleh dasar hukum.
1. UU 17 Tahun 2008 tentang pelayaran
2. Peraturan Menteri no 1 2008-2018 tentang oraganisasi dan tata kerja kementerian perhubungan.
3. Peraturan menteri keuangan nomor 70 pemkot/02/2019/ tentang standar biaya masuk dan tahun anggaran 2020
4. Peraturan menteri keuangan Pemkot 17/pemkot-02/020 tentang peubahan atas perturan menteri keuangan Nomor 70 pemkot/02/2019 tentang standar biaya masukan tahun anggaran tahun 2020.

Tujuan FGD untuk mendaptkan tentang pemikiran dalam rangka pengambilan keputusan dan menyiapkan dukungan transportasi laut, sungai, danau dan penyeberangan pada masa pandemi Covid-19 menuju kebiasaan baru.

“Untuk mendukung upaya pemulihan sektor pariwisata yang terua dilakukan dengan protokol kesehatan,” ujar I Nyoman Sukay Adnya.

Dia juga mangatakan penerapan protokol kesehatan harus diawali dengan sosialisasi yang baik. Seluruh pemangku kepentingan mengikuti prosedur keamanan destinasi wisata juga harus ditandai dan dievaluasi.

Pemerintah menggodok insentif sektor pariwisata ditengah pandemi Covid-19 untuk mendapatkan insentif tersebut ada pergerakan yang haris dipenuhi oleh pelaku bisnis di sektor tersebut.

Dukungan transportasi untuk kpnektifitas yang utamanua akses ke lokasi wisata angkutan laut, sungai, danau dan penyeberangan membuka akses, merintis dan meningkatkan dengan akses-akses wisata.

Adapun Pembicara dalam kegiatan juga membawakan tema masing-masing seperti Alexander Reyaan Direktur wisata alam, budaya deputi bidang produk wisata dan penyelenggra kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatfi, dengan tema ‘pengembangan pariwisata berbasis alam di Indonesia pada masa Covid-19.

Theresia Susanti Kepala Seksi Wisata Bahari Direktorat Jasa Kelautan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Parikanan, dengan tema ‘pengembangan pariwisata bahari di Indonesia.’

Hajizi SE.,M.Si Kasubid stasistik transportasi BPS, membawakan tema ‘dukungan sektor pariwisata dan transportasi dalam mendukung pendapatan nasional pada masa pandemi Covid-19.’

Ir I Putu Astawa MMA Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Bali, membawakan tema ‘penerapan protokol kesehatan pada wisata bahari Provinsi Bali menuju kebiasaan baru’.

I Nyoman Kirtya dewan penasehat DPD Gehaweni Bali dari ketua asosiasi penyedia wisata bahari dengan tema ‘paket wisata selama pandemi Covid-19′.

Adapun pembahas yaitu, M.Basuki Wibowo, Direktur transportasi SDP Perhubungan Darat, Dr.Capt Antoni Arif Priadi M.Sc Direktur lalulintas dan angkutan laut, I Gede Nyoman Ari Ds kepala bidang pelayaran dinas perhubungan dan komunikasi Provinsi Bali, Insan Purwarisya L Tobing direktur utama PT Pelni dan Dadag Wijanako GM regional III cab. Lembar PT Indonesia Ferry.

Pembahasan berlansung lebih dari 4 jam tersebut mengahsilkan pemikiran yang nantinya akan dibahas kembali untuk langsung ditepakan untuk membuat wisata di Indonesia bergairah kembali dan ekonomi pun bangkit.

Rapat webinar ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang Perhubungan, Umiyatun Hayati Triastuti A.TD., M.Sc secara via zoom meeting.

Dalam acara juga dilakukan soft louncing aplikasi SiManis Cantik, oleh Umiyatun. Aplikasi itu merupakan terobosan 4.0, untuk pelayanan ke depan yang menuju lebih baik dalam pengunaan transportasi laut, sungai, danau dan penyebrangan. (fhm)