Angkasa Pura 2

16 Penumpang Tewas Akibat Pesawat Air India Express Tergelincir dan Terbelah

KokpitSabtu, 8 Agustus 2020
_113854812_a6534ece-9a55-44fc-aa88-7f23e1d6386e

77424678PTI07-08-2020_000253A_1596822307323_1596822322520
NEW DELHI (BeritaTrans.com) – Setidaknya 16 orang tewas setelah pesawat maskapai Air India Express yang membawa 191 orang tergelincir di landasan pacu dan terbelah menjadi dua bagian saat mendarat di Bandara Calicut, Negara Bagian Kerala, menurut para pejabat.

Upaya penyelamatan kini tengah berlangsung di Bandara Calicut, yang juga dikenal dengan sebutan Kozhikode.

Adapun sejumlah penumpang mengalami cedera, kata juru bicara maskapai.

Sedikitnya 35 orang di antara mereka mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit, kata pihak berwenang.
images
AirIndia6
Pihak maskapai mengatakan terdapat 184 penumpang, termasuk 10 anak-anak. Pesawat dari Dubai bernomor penerbangan IX-1344 itu diawaki tujuh orang, termasuk dua pilot.

Penerbangan tersebut dioperasikan oleh pemerintah India untuk memulangkan warga mereka yang terjebak di luar negeri selama pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) mengatakan pesawat jatuh ke lembah dan terbelah menjadi dua bagian setelah tergelincir di ujung landasan pacu. Foto-foto yang dilansir media di India menunjukkan pesawat terbelah menjadi dua bagian.
_113852009_screenshot2020-08-07at17.05.26
Pesawat maskapai Air India Express yang membawa 191 orang tergelincir di landasan pacu dan terbelah menjadi dua bagian saat mendarat di Bandara Calicut, Negara Bagian Kerala, menurut otorita penerbangan setempat. Foto: KAVIYOOR SANTOSH BNI

“Prihatin yang mendalam ketika mengetahui kecelakaan tragis pesawat Air India Express di Kozhikode, Kerala. Telah menginstruksikan NDRF [Badan Penanggulangan Bencana Nasional India] untuk mencapai lokasi sesegera mungkin dan membantu operasi penyelamatan,” tutur Menteri Dalam Negeri Amit Shah dalam cuitan.

Insiden ini terjadi pada pukul 19.00 waktu setempat di tengah hujan deras.

Kecelakaan pesawat saat musim hujan di Indian bukan pertama kali terjadi. Musim ini berlangsung mulai Juni hingga September dan sering menimbulkan gangguan di kawasan Asia Selatan.

Pada 10 Mei, sebanyak 158 orang meninggal dunia ketika pesawat Air India Express melampaui landasan pacu di Bandara Mangalore dan jatuh.