Angkasa Pura 2

Prof Khairudin, Marbot Masjid yang Kini Jadi Guru Besar UNY

SDMSabtu, 8 Agustus 2020
IMG-20200808-WA0016

YOGYAKARTA (BeritaTrans.com) – Usap tangis bercampur tawa sekaligus bangga terlihat di raut wajah Prof Moh Khairudin MT PhD saat membacakan pidato pengukuhan guru besar UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) yang diselenggarakan di Auditorium UNY pada Sabtu, (8/8/2020). Ia dulu adalah marbot masjid Masjid Al-Amin, dekat kampus UNY.

Pada kesempatan ini, Rektor UNY Prof Dr Sutrisna Wibawa M Pd mengukuhkannya sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Sistem Otomasi pada Fakultas Teknik. Selain itu, Prof Khairudin tak sendiri, ia didampingi juga oleh Prof Dr Sri Wening M Pd yang juga dikukuhkan sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Penilaian Pendidikan Konsumen pada Fakultas Teknik.

Di sisi lain, ada hal yang cukup menarik dan asing di telinga sebagian masyarakat Indonesia. Namun hal tersebut tak berlaku bagi pria yang terlahir sebagai warga Balapulang Wetan, Tegal maupun seluruh warga masyarakat kota Tegal khususnya.

Moh-Khairudin-2

Menariknya, pria yang juga akrab di sapa Udin ini ternyata memiliki perjalanan hidup yang unik sebelum dirinya menaiki podium dan sampai pada predikat tertinggi di sebuah perguruan tinggi negeri.

Udin adalah seorang yang dulunya sebagai marbot Masjid atau dikenal dengan istilah tukang bersih-bersih masjid. Perjalanan hidupnya sangat pelik. Pada tahun 1998, dirinya merantau ke kota Yogyakarta sebagai mahasiswa UNY, jurusan Elektro.

Pada masa-masa kuliahnya, Udin sempat berjualan tempe sekaligus mengurus Masjid Al-Amin. Setiap paginya menjelang Subuh, Udin mengayuh sepeda bututnya untuk mengambil tempe dan segera mengantarkan ke pelanggan-pelanggannya.

Hingga selesai mengantarkan pesanan ke pelanggannya, tak lupa Udin beranjak kembali ke Masjid untuk membersihkan Masjid kemudian mengayuh sepedanya untuk pergi ke kampus yang jaraknya kurang lebih sekitar 5 km.

Selepas kuliah, Udin mengajarkan kepada anak-anak untuk mengaji di TPA Masjid. Setiap malam Kamis, pengajian rutin selalu disiapkannya. Sebagai marbot masjid pun, tentu dirinya selalu menyiapkan sejumlah makanan dan minuman seperti snack yang dibagikan ke Jemaah yang hadir mengaji.

UNY

Dalam pidatonya kali ini, dirinya siap mengemban dan menjaga amanah yang sudah dilakukan oleh kampus UNY. Udin mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran direksi UNY dan tak lupa Rektor UNY yang sudah mengukuhkannya sebagai Guru Besar di UNY.

“Saya panjatkan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayatnya hingga saya berada di hadapan bapak dan ibu sekalian. Semoga hal ini bisa bermanfaat untuk diri saya, negara dan bangsa serta agama,” kata Udin di hadapan para hadirin yang hadir di Auditorium UNY.

Prof Moh Khairudin MT PhD juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukungnya selama ini utamanya bagi keluarga dan masyarakat di kota Tegal. “Saya berterima kasih kepada mereka semua mulai dari Majelis Guru Besar UNY, Dekan dan Wakil Dekan FT UNY, Dosen jurusan FT dan Keluarga besar saya di Tegal,” ucapnya. (lia/sumber:timesindonesia)