Angkasa Pura 2

Sambut Senin Sibuk, PT KCI Ajak Pengguna KRL semakin Taat Protokol Kesehatan

EmplasemenMinggu, 9 Agustus 2020
Screenshot_20200809-162914

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengajak seluruh pengguna KRL untuk semakin menaati protokol kesehatan terutama ketika kembali menjalani aktivitas rutin menggunakan transportasi publik. Saai ini PT KCI juga sudah melakukan evaluasi, sesuai perkembangan situasi yaitu pembenahan alur masuk penumpang di Stasiun Tanah Abang.

“Mulai Senin 10 Agustus 2020 pada sore hingga malam hari alur antrean calon pengguna di Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) akan diatur melalui penyekatan dan antrean sesuai jumlah pengguna yang akan mengakses layanan KRL melalui Hall Selatan Stasiun Tanah Abang,” kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba, Ahad (9/8/202).

Anne menambahkan, pengaturan ini sebagai antisipasi agar para pengguna KRL tidak lagi berkerumun dan memadati pintu akses ke Hall Selatan Stasiun dari area JPM. PT KCI berharap para pengguna KRL dapat memahami serta mengikuti pengaturan terbaru ini.

Menurut datanya, pada pekan lalu saat ganjil genap mulai disosialisasikan, belum terdapat peningkatan volume pengguna KRL. Pada 27 – 30 Juli rata-rata pengguna KRL adalah 395.031 penumpang. Sementara pada 3 – 7 Agustus pekan lalu, rata-rata pengguna KRL tercatat 390.617.

Pihaknya juga telah menyiapkan antisipasi dengan tambahan jumlah perjalanan KRL. Saast inj operasional perjalanan KRL sejumlah 975 perjalanan KRL setiap harinya. Penambahan perjalanan telah dilakukan sepanjang akhir Juli dan terakhir pada 1 Agustus lalu untuk lintas Rangkasbitung, lintas Bekasi/Cikarang, dan lintas Depok/Bogor.

Untuk meningkatkan upaya jaga jarak, PT KCI juga selama beberapa bulan ini telah memberangkatkan kereta dari stasiun-stasiun yang bukan merupakan stasiun awal namun cukup ramai pengguna.

“Pada pagi hari telah tersedia pemberangkatan dari stasiun Tigaraksa, Cilebut, Bojonggede, dan Sudimara. Untuk jadwal selengkapnya dapat dilihat melalui situs www.krl.co.id dan aplikasi KRL Access,” ujar Anne.

Aplikasi KRL Access saat ini juga telah hadir dengan tampilan baru dimana para pengguna dapat mengakses berbagai layanan terutama informasi kondisi antrian di stasiun dan posisi terkini KRL.

Dengan adanya informasi kondisi antrean di stasiun, PT KCI mengajak pengguna untuk merencanakan perjalanannya dengan perkembangan situasi agar tidak menunggu terlalu lama di antrean.

PT KCI sejak 3 Agustus lalu telah memberlakukan Stasiun Bogor, Cilebut, dan Cikarang sebagai Stasiun KMT selama hari kerja. Transaksi di tiga stasiun tersebut dapat dilayani dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket kode QR.

“Dalam memberikan layanan pada masa pandemi ini, PT KCI senantiasa mengutamakan pelaksanaan protokol kesehatan diantaranya kewajiban menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh saat akan naik KRL, pembatasan pengguna di dalam KRL, menjaga jarak saat di stasiun dan KRL, serta penyediaan wastafel tambahan sebagai fasilitas untuk mencuci tangan,” katanya.

Kebersihan stasiun dan kereta juga rutin dijaga dengan pembersihan berkala selama beroperasi maupun seusai jam operasional layanan KRL. (fhm)