Angkasa Pura 2

Melbourne, dari Salah Satu Kota Paling Nyaman di Dunia Menjadi Kota Mati, Bandara pun Sepi

Bandara DestinasiSenin, 10 Agustus 2020
12518300-3x2-large

MELBPURNE (BeritaTrans.com) – Melbourne pernah menjadi kota paling nyaman untuk ditinggali di dunia selama beberapa tahun. Namun setelah pembatasan aktivitas yang kembali diberlakukan, kota ini terlihat nyaris tanpa kehidupan di malam hari.

Dengan diberlakukannya aturan pembatasan tahap empat, warga di kawasan metropolitan Melbourne telah dilarang untuk keluar rumah mulai pukul 8 malam sampai 5 subuh setiap harinya selama enam minggu.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penularan virus corona di negara bagian Victoria yang hingga saat ini menjadi yang tertinggi dibandingkan negara bagian lainnya.

Hari Jumat ini (7/08), terdapat 450 kasus penularan harian COVID-19 di Melbourne dengan 11 angka kematian.

Aturan pembatasan tahap keempat juga melarang warga di kawasan metropolitan Melbourne untuk berpergian lebih dari lima kilometer dari rumah mereka.

Ribuan toko, tempat kegiatan bisnis dan usaha yang tidak masuk dalam kategori penting dan mendesak telah dipaksa ditutup.

Akibatnya, pusat kota Melbourne menjadi sepi di siang dan malam hari, seperti sebuah kota yang mati.

Berikut foto-foto dari sejumlah lokasi di pusat kota Melbourne yang biasanya ramai dikunjungi oleh warga dan turis:

Jalanan sepi di persimpangan depan Flinders Street Station yang menjadi jantung kota Melbourne
12522890-3x2-large
Mobil polisi melintasi jalan Flinders Street. (AAP: Erik Anderson).

Kawasan Swanston Street menjadi sangat sepi dan nyaris tidak terlihat ada aktivitas setelah pukul 8 malam
12516934-3x2-large
Setelah jam 8 malam hanya warga yang bekerja dan mengantongi surat izin yang boleh berada di luar. (AAP: Erik Anderson).

Menjadi pemandangan yang biasa di malam hari melihat polisi yang berpatroli di jalanan kota Melborune
12516700-3x2-large
Sejak tahap empat pembatasan aktivitas diberlakukan, polisi telah diberikan kewenangan penuh untuk memastikan warga mematuhinya. (AAP: Erik Anderson).

Suasana di luar National Gallery of Victoria atau NGV yang biasanya dipenuhi pejalan kaki dan penampilan seniman jalanan
12532768-3x2-large
Pohon yang dihias seolah sedang menggunakan masker. (AAP: James Ross).

Kawasan Bourke Street yang sepi setelah banyak toko dan tempat usaha yang ditutup
12447308-3x2-large
Penggunaan masker telah diwajibkan untuk seluruh warga Melbourne jika keluar rumah. (AAP: Daniel Pockett).

Pemandangan di bawah kubah State Library of Victoria yang kosong
12185266-4x3-large
Tak ada lagi pengunjung yang boleh ke perpustakaan State Library of Victoria. (ABC News: Margaret Burin).

Tram yang kosong meski di jam yang biasanya sibuk, seperti di pagi hari dan sore hari
12185264-4x3-large
Frekuensi tansportasi umum seperti tram telah dikurangi, termasuk jam beroperasinya. (ABC News: Margaret Burin).

Gedung pertunjukan The Forum di Melbourne yang biasanya menjadi panggung bagi pertunjukkan berkelas dunia
12185270-4x3-large
Pertunjukan musik, teater, dan komedi sudah lama tidak digelar di Melbourne. (ABC News: Margaret Burin).

Suasana di area penjemputan di bandara Tullamarine yang tidak pernah terlihat sebelumnya
12185358-4x3-large
Suasana di luar bandara Tullamarine yang biasanya dipenuhi mobil, taksi, dan orang yang menunggu dijemput. (ABC News: Margaret Burin)

Suasana Melbourne Cricket Ground (MCG) rumah sejumlah pertandingan olahraga, khususnya liga nasional sepakbola gaya Australia (AFL)
12185220-4x3-large
Pemandangan matahari tenggelam di dalam MCG yang sudah lama tidak menggelar pertandingan olahraga. (ABC News: Margaret Burin)

Sumber: abc.net.au.