Angkasa Pura 2

Walikota Banjarbaru Meninggal Kena Corona, Kasus Ketiga yang Dialami Kepala Daerah

Another News FigurSenin, 10 Agustus 2020
images (70)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani meninggal setelah terinfeksi virus corona (Covid-19), Senin (10/8/2020) dini hari. Nadjim terpapar virus tersebut sejak akhir Juli 2020.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Banjarbaru Dedi Sutoyo mengatakan Nadji meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin, Banjarmasin.

“Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin. Saat ini jenazahnya masih di rumah sakit,” kata Dedi.

Nadjim adalah kepala daerah teranyar yang positif Covid-19 lalu meninggal dunia. Sebelumnya sejumlah kepala daerah positif virus corona dan di dua antaranya meninggal dunia.

Dengan demikian, Nadjmi adalah kepala daerah ketiga yang meninggal usai terpapar virus corona.

Dua kepala daerah yang meninggal setelah positif Covid-19 adalah Bupati Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor dan Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul.

Aptripel meninggal meninggal di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo Makassar, 2 April. Sehari kemudian, tim medis menyatakan Aptripel positif terinfeksi virus corona.

Sementara, Syahrul meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib, Kepulauan Riau, 28 April. Ia meninggal dunia setelah dinyatakan positif corona dan menjalani isolasi di rumah sakit tersebut selama beberapa waktu terakhir.

Selain itu, sejumlah kepala daerah sempat divonis positif terinfeksi virus corona. Beberapa di antaranya sudah dinyatakan sembuh atau negatif covid-19.

Berikut kepala daerah yang positif Covid-19:

1. Wali kota Bogor, Jawa Barat

Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja, pada 19 Maret.

“Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes SWAB yang menunjukkan positif Covid-19,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulis, Jumat (19/3). Bima Arya sudah dinyatakan sembuh.

2. Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Yana menyebut kepastian positif corona usai melakukan pemeriksaan setelah mengalami demam beberapa hari lalu.

Hal itu dia sampaikan langsung lewat akun Instagram pribadinya, Senin (23/3).

“Saya Yana Mulyana, Wakil Wali Kota Bandung setelah mengalami demam dan melakukan tes corona Covid-19 beberapa hari yang lalu dan hari ini hasilnya sudah keluar dan dinyatakan saya positif corona Covid-19,” kata Yana.

Kini Yana Mulyana sudah dinyatakan sembuh.

3. Bupati Karawang, Jawa Barat

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dinyatakan positif corona pada 24 maret. Hasil itu didapatkan usai bupati melakukan tes mandiri dengan pemeriksaan swab.

“Ada satu lagi hasilnya positif yaitu Bupati Karawang, Ibu Cellica. Ibu Cellica tadi sudah memberikan informasi. Jadi di Jawa Barat sudah ada tiga positif yaitu Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bandung dan, Bupati Karawang,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Cellica sudah dinyatakan sembuh dari covid-19.

4. Wakil Bupati Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, positif terinfeksi virus Corona. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan swab di laboratorium di Makassar, Sulawesi Selatan 16 April.

“Sejak semalam, setelah saya menerima hasil pemeriksaan lab dari Makassar yang diantar langsung oleh dokter Syafaat, di mana saya dinyatakan positif terpapar virus Corona,” kata Victor.

Ia sudah dinyatakan sembuh dari corona.

5. Wali Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin mengakui jika ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona meski tanpa ada gejala dan masalah kesehatan.

“Iya setelah hasil swab pertama negatif, hasil tes kedua dinyatakan positif,” ujar Fairid, Senin 27 April malam.

Kini Fairid sudah sembuh dari covid-19.

6. Bupati Melawi, Kalimantan Barat

Bupati Melawi, Panji, mengakui dirinya positif terinfeksi virus corona. Panji menyebut istri, ketiga anaknya, ibu mertua serta satu di antara menantunya yang merupakan dokter umum di RSUD Melawi, juga terjangkit Covid-19.

“Informasi itu benar [terkonfirmasi Covid-19]. Setelah melalui uji swab, saya dan keluarga dinyatakan positif. Kondisi saya saat ini sehat. Tidak ada merasa punya masalah. Mungkin saya Orang Tanpa Gejala (OTG),” kata Panji, 2 Juni.

Panji sudah dinyatakan sembuh atau negatif dari covid-19.

7. Wakil Gubernur Kalimantan Timur

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi mengakui dirinya positif terpapar virus corona. Pengakuan itu disampaikan lewat akun media sosialnya.

“Mohon doa, saya positif Covid-19. Alhamdulillah kondisi baik-baik aja, tidak batuk, tidak demam dan tidak sakit kepala,” tulis Hadi di akun Facebok, 16 Juli.

Kini Hadi sudah sembuh dari corona.

8. Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Soliehin Abuasir dinyatakan positif Covid-19. Abu dinyatakan positif setelah hasil swab dirilis Balai Besar Paboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.

“Beliau (wakil bupati) dinyatakan positif COVID-19 itu 2 hari lalu setelah hasil swab test BBLK keluar,” kata sekretaris Satgas COVID-19 OKU Selatan, Doni Agusta, Jumat 17 Juli.

Ia kini sudah dinyatakan sembuh.

9. Bupati Pemalang, Jawa Tengah

Bupati Pemalang, Junaedi dinyatakan positif virus corona. Selain Junaedi, sejumlah pejabat di kabupaten setempat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“Sudah saya komunikasikan, pertama soal kesehatan. Pak Bupati bilang sehat, ‘bergas’, beliau izin pemerintahan diserahkan kepada wakil dan saya setujui,” kata Gubernur Jawa Barat, 22 Juli.

Junaedi kini sudah dinyatakan sembuh.

10. Wakil Wali Kota Solo, Jawa Tengah

Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Saat ini Purnomo menjalani karantina mandiri di kediamannya karena tidak merasakan gejala sama sekali.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membenarkan politikus PDIP itu positif. Dia mengatakan Purnomo diketahui positif Covid-19 setelah dua kali menjalani uji swab dengan metode RT-PCR.

“Hasil yang pertama memang masih abu-abu antara positif dan negatif. Tapi hasil tes kedua positif,” kata Rudy saat dihubungi melalui telepon, 24 Juli.

11. Bupati Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam terkonfirmasi positif virus corona, Senin 27 Juli. Meski telah dinyatakan positif, bupati tetap menggelar konferensi pers tatap muka bersama beberapa wartawan di rumah dinasnya.

Dalam konferensi pers, Ilyas Panji mengatakan dirinya mendapatkan hasil tes swab pada Senin pagi sekaligus untuk istri dan anak. Hasil tes Ilyas keluar dengan status positif terpapar Covid-19 sementara istri dan anaknya negatif.

“Kepada rekan yang merasa pernah kontak langsung dengan saya, baik PNS, wartawan, dan lainnya selama 14 hari ke belakang sekitarnya segera di-tracing,” ujar Ilyas.

Ilyas kini sudah sembuh dari covid-19.

12. Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto dinyatakan positif terkonfirmasi virus corona berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan pada 29 Juli lalu.11. Gubernur Kepulauan Riau

Selain Isdianto, terdapat lima orang di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri lainnya yang juga dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona.

“Memang benar beliau dinyatakan positif dan beliau sudah menjalani karantina di gedung daerah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Maulana, 1 Agustus.

13. Plt Wali Kota Medan, Sumatera Utara

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Akhyar Nasution positif terinfeksi virus corona berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Bakal calon Wali Kota Medan itu saat ini tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Royal Prima, Medan, Sumatera Utara.

“Keluhan awal agak demam, jadi kita sarankan supaya pemeriksaan diri ke rumah sakit. Selasa pagi-nya diketahui positif. Mudah-mudahan sekarang keadaan umum baik, stabil dan terkendali, kata Kepala Dinas Kesehatan Medan, Edwin Effendi, di Kantor GTPP Covid-19 Medan, 5 Agustus.
(fhm/sumber:cnn)