Angkasa Pura 2

KM Tanto Lestari Berlayar Perdana dari Pelabuhan Biak

DermagaSelasa, 11 Agustus 2020
IMG-20200811-WA0039

IMG-20200811-WA0040

BIAK (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Biak, meluncurkan pelayaran perdana kapal Kargo KM Tanto Lestari di Pelabuhan Biak, Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua.

Peluncuran kapal kargo milik PT Tanto Intim Line tersebut dilakukan Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap dihadiri Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D. Ambrauw, Kepala Dinas Perhubungan Biak Numfor Fransisco Olla, General Manager PT Pelindo IV Biak Haryson Peter Nanlohy, Direktur Operasional PT Tanto Intim Line, Arfan Hani, serta sejumlah Kepala OPD di Biak.

Kepala KSOP Kelas III Biak, Oktovianus C. Karubaba mengatakan, kehadiran kapal kargo KM Tanto Lestari merupakan sebuah gebrakan baru dalam upaya menjadikan Pelabuhan Biak sebagai tempat transit berbagai kegiatan yang bersifat logistik.

“Pelabuhan Biak kita rencanakan menjadi pusat kegiatan logistik, untuk kemudian ditransfer ke kawasan lainnya di wilayah Papua,” jelas Karubaba di Biak, Selasa (11/8/2020).

Menurutnya, kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut di Pelabuhan Biak, khususnya mengangkut barang dan logistik ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah Biak Numfor dan Papua pada umumnya, dalam percepatan distribusi barang dan logistik serta perkembangan perekonomian.

“KM. Tanto Lestari rencananya akan diupayakan untuk dapat beroperasi sebanyak empat kali setiap bulan sehingga dapat mendukung kegiatan rutin transportasi dan angkutan barang dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Biak Numfor, Herry mengapresiasi beroperasinya kapal kargo yang melayani pelayaran dari Surabaya, Makassar, Biak Numfor, Manokwari, dan Fakfak.

Herry beranggapan, beroperasinya KM Tanto Lestari ini diharapkan dapat mendukung kegiatan logistik dan transportasi laut sehinga pengiriman barang menjadi lebih mudah, apalagi dengan frekuensi pelayaran empat kali dalam sebulan.

Hal ini, dapat membawa pengaruh positif terhadap harga kebutuhan pokok di Kabupaten Biak Numfor, maupun di wilayah Saireri, bahkan Papua.

Herry juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Numfor, KSOP Kelas III Biak, serta PT Pelindo IV serta PT Tanto Intim Line Cabang Biak atas upayanya mendukung program kerja pemerintah daerah dalam mengembangkan transportasi dan perekonomian.

“Selanjutnya, saya meminta kepada seluruh pihak terkait untuk bersinergi dan berkoordinasi dalam perizinan untuk lebih mempermudah akses serta tidak dipersulit, namun tentunya tetap memenuhi perundang-undangan yang berlaku,” ujar Herry. (omy)