Angkasa Pura 2

Kemendikbud Sarankan Siswa Kesulitan Transportasi Tak Ikut Belajar Tatap Muka

Another News GaleriJumat, 14 Agustus 2020
Uji Coba Sekolah di Bekasi.

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri minta kepada Kepala Dinas Pendidikan menyarankan anak-anak di zona hijau dan kuning yang kesulitan dalam transportasi menuju sekolah untuk tak ikut pembelajaran tatap muka.

“Orangtua mungkin karena keterbatasan jadi tidak bisa mengantar, disarankan anak ini tetap menempuh pembelajaran jarak jauh. Dan sekolah punya kewajiban untuk melayani mereka dalam PJJ,” kata Jumeri dalam keterangannya saat Bincang Sore Kemendikbud, Kamis (13/8).

Selain itu, Jumeri mengatakan, orangtua diizinkan tidak mengikutsertakan anaknya ke sekolah jika tidak khawatir dengan Covid-19. Mereka diizinkan untuk tetap melanjutkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah.

“Dan sekolah tetap akan melayani anak-anak yang seperti ini, yang tidak bisa berangkat ke sekolah ini dengan pembelajaran jarak jauh. Ini bagian yang kita tawarkan, bagian dari kemerdekaan dalam memilih pendidikan,” jelas Jumeri.

Menurut Jumeri, orangtua peserta didik merupakan pihak yang paling berwenang memutuskan apakah sang anak mengikuti belajar tatap muka atau tetap PJJ.

“Termasuk dalam hal ini apabila sekolahnya berada di zona kuning atau hijau, sedangkan peserta didik ini ada di zona merah, maka peserta didik ini tidak berangkat sekolah dulu untuk tatap muka, tetapi tetap melanjutkan belajar dari rumah,” pungkas Jumeri. (ds/sumber Merdeka.com)