Angkasa Pura 2

Mulai 17 Agustus, di Depok Diterapkan Tilang Elektronik Bagi Sepeda Motor

Aksi Polisi KoridorJumat, 14 Agustus 2020
Screenshot_20200814-070100

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan berlaku bagi pengendara sepeda motor di Depok. Sasarannya adalah pemotor yang masuk jalur cepat jalan Margonda Raya.

Kasat Lantas Polres Depok Erwin Aras Genda menjelaskan penerapan tilang elektronik terbilang efektif menjaring pelanggar lalu lintas, untuk itu penindakannya akan berlaku dalam waktu dekat.

“Terhitung mulai 17 Agustus 2020 akan mulai dilakukan penindakan tilang terhadap kendaraan roda dua dan angkutan umum yang menggunakan jalur cepat,” demikian jelas Erwin mengutip NTMC Polri, Rabu (12/8).

Sebelum diberlakukan, kepolisian bakal menggencarkan sosialisasi penerapan tilang elektronik tersebut. Sehingga diharapkan pada pengendara maupun pengemudi angkutan umum bisa lebih tertib berlalu lintas.

Erwin menambahkan, kebijakan ini sekaligus upaya meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi di jalur cepat Margonda.

“Untuk mengurangi pelanggaran serta menekan kecelakaan lalu lintas khususnya korban fatalitas meninggal dunia,” tambahnya.

Mekanisme pengurusan tilangnya serupa di Jakarta. Pengendara dan pelat nomor kendaraan akan terekam ‘kamera pintar’ sehingga kepolisian bisa memverifikasi data pemilik kendaraan.

Kemudian polisi mengirimkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan. Dalam surat itu pula dilampirkan bukti pelanggaran yang sudah dilakukan.

Tilang elektronik tidak cuma di Margonda

Sebelumnya Erwin juga mengatakan pada tahap pertama tilang elektronik akan dilakukan di jalan Margonda Raya, setelahnya tidak menutup kemungkinan penindakan yang sama juga diterapkan pada lokasi berbeda yang rawan pelanggaran lalu lintas.

Seperti di ruas Jalan Raya Juanda, A.R Hakim, Raya Bogor, Raya Muhtar Sawangan, dan Tole Iskandar.

Sebab berdasarkan data Satlantas Polres Depok, total pelanggaran yang berhasil ditilang polisi sejak Januari hingga Juli 2020 mencapai 14 ribu lebih kasus.

“Total tilang Satlantas Polres Metro Depok sebanyak 14.378 lembar tilang,” ungkapnya.

Maka dari itu, perlu tindakan penegakan hukum supaya masyarakat lebih mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, lewat ETLE. Rencana ini juga sudah melalui serangkaian kajian bersama Ditlantas Polda Metro Jaya.

“Tim dari jajaran Polda Metro Jaya sudah melakukan peninjauan di titik-titik yang akan dilakukan pemasangan kamera ETLE, salah satunya simpang Juanda-Margonda,” pungkasnya. (fhm/sumber:kumparan)