Angkasa Pura 2

Kapal Kargo Bawa Pupuk Curah Karam di Sungai Musi SU II Palembang, Warga Sekitar Takut Air Tercemar

DermagaSabtu, 15 Agustus 2020
IMG_20200815_202724_resize_37

PALEMBANG (BeritaTrans.com) – Terkait kapal kargo karam di perairan Sungai Musi, tepatnya di dekat tepi daratan Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang pada Jum’at (14/8/2020) sekitar pukul 02.30 WIB, warga sekitar kawasan tersebut mengaku khawatir.

Siti (45), salah satu warga sekitar mengatakan, kalau ia mengaku takut akibat kapal kargo yang karam tersebut.

“Ya kami khawatir mas karena takut airnya tercemar, apalagi anak saya suka mandi dan mencuci di air sungai Musi tersebut takutnya badanya gatal-gatal apalagi sampai airnya terminum,” ujarnya Sabtu (15/8/2020).

Ia berharap agar kapal tersebut cepat dievakuasi.

“Kami berharap kepada pemerintah agar kapal tersebut cepat dievakuasi karena kami takut airnya tercemar dan berakibat patal,” tutupnya singkat.

Sebelumnya, telah terjadi laka air tenggelamnya KM CERIA 8 di perairan Sungai Musi, tepatnya di depan perairan Asegaf 16 Ulu Palembang yang membawa pupuk curah.

Kejadian tersebut bermula saat nahkoda KM CERIA 8 pada pukul 01.00 WIB melihat posisi kapal miring ke kanan 05°.

Kemudian diadakan sounding tanki balas no 4 kanan dan tidak ditemukan air,.

Pada pukul 01.15 wib dari dalam kamar mesin kapal sudah terendam air setinggi 160 CM (mesin sudah terendam air) dan berusaha memompa keluar air dari kamar mesin, tapi air masih deras membanjiri kamar mesin.

Kemudian nahkoda memerintahkan untuk persiapan tinggalkan kapal dan pada pukul 02.10 WIB nahkoda kapal tersebut meminta bantuan kepada TB Tanjung Buyut 2 melalui radio Marine (chanel 12) untuk mengavakuasi crew/ABK Kapal dan mengandaskan kapal ke perairan dangkal untuk menjauh dari alur Pelayaran Kapal.

Setelah itu pada pukul 05.15 WIB kapal KM CERIA 8 Tenggelam dan terbalik ke dasar Sungai Musi.(amt/tribunnews.com/foto:sripoku.com)