Angkasa Pura 2

Perusahaan Guild Esport David Beckham Bakal Melantai di Bursa Saham London

FigurJumat, 11 September 2020
images - 2020-09-11T230537.311

Jakarta (BeritaTrans.com) – Guild Esports, perusahaan olahraga elektronik milik David Beckham berencana untuk melantai di bursa London tahun ini. Hal tersebut menjadikan perusahaan esports mantan kapten sepak bola Inggris itu yang pertama go public di Inggris.

Kantor berita Reuters melaporkan, Kamis (10/9), Guild, yang memiliki dan mengembangkan tim esports, berharap dapat menggalang dana segar sebesar $ 26 juta (Rp 382,2 miliar) dengan menjual 40 persen sahamnya.

Beckham adalah pemegang saham pendiri Guild. Ia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa turnamen esport menarik lebih banyak penonton daripada turnamen skala Dunia, seperti kejuaraan tenis Wimbledon, bersepeda “Tour de France” dan golf “US Open”.

David Beckham mengenakan syal liga memberikan salam kepada para pengunjung saat mengumumkan tim Liga Sepak Bola Utama Miami di Miami, Florida 29 Juli 2018.

Perusahaan analis games dan esport, Newzoo, memperkirakan secara global pasar esports menghasilkan pendapatan $ 951 juta pada tahun 2019 dan menggaet 443 juta pemirsa.

Guild mengandalkan pengaruh global dan mengikuti mantan bintang sepak bola yang bertransformasi menjadi pengusaha bisnis olahraga untuk mendukung bisnisnya.

Beckham memiliki saham signifikan dalam perusahaan itu, meski minoritas di Guild. Ia diperkirakan akan tetap menjadi pemegang saham di perusahaan yang berbasis di London itu. Hasil dari penjualan saham akan digunakan untuk merekrut pemain baru dan berinvestasi dalam mereknya.

Guild awalnya berencana membangun akademi kepelatihan untuk tim dari empat disiplin esports, termasuk Rocket League, EA Sports ‘FIFA, dan Fortnite.

Ini bertujuan untuk memiliki 20 pemain pada akhir 2021 di seluruh format “game”-nya. Untuk saat ini, ia memiliki satu pemain FIFA dan tiga pemain Liga Rocket.

“Game online” telah meroket selama masa karantina wilayah akibat penyebaran virus corona yang berakibat berhentinya acara olahraga secara langsung. (lia/sumber:voa)