Angkasa Pura 2

Parah, Belum Dapat Penumpang Sejak Subuh, Curhatan Agen Tiket Bus di Terminal Tanjung Priok

KoridorMonday, 14 September 2020

IMG_20200914_151832_resize_72

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Agen tiket bus di Terminal Bus Tanjung Priok menjerit lantaran bisnis mereka di sektor transportasi mengaku penghasilannya anjlok 85 persen bahkan ada yang belum dapat akibat sepinya penumpang.

IMG_20200914_151849_resize_89

Kondisi merana agen tiket bus di Terminal Bus Tanjung Priok itu tak lepas dari dampak pandemi Covid-19. Minimnya pengguna jasa perjalanan bus membuat mereka tak bisa mencari nafkah seperti sebelum pandemi.

IMG_20200914_151924_resize_61

Dengan berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang di mulai hari ini, membuat para penumpang menjadi sepi dan untuk pendapatan menjadi anjlok.

Seperti diutarakan Andi, salah satu agen tiket PO Bus Garuda Mas yang memberangkatkan hanya tiga penumpang saja dengan tujuan Blora, Jawa Tengah

“Penumpang sangat sepi, bahkan lebih parah dari PSBB yang pertama, Bus Garuda Mas yang tadinya mau membatalkan namun karena ada kerjasama dengan pihak tiket online jadi tetap berangkat walaupun hanya 3 penumpang, yang biasanya paling minim angkut 15 penumpang, “ungkap Andi, saat ditemui BeritaTrans com dan aksi.id, Senin (14/9/2020)

Begitu juga dirasakan oleh Irwan, agen tiket PO Bus Pahala Kencana, tujuan Madura, “Keberangkatan yang biasanya minim 16 penumpang, tapi hari ini, hanya mengangkut 9 penumpang, yah memang kondisinya lagi begini,” kata Irwan.

Bahkan ada yang lebih parah lagi, seorang ibu, Tuti, sebagai agen tiket PO Bus Mawar belum mendapatkan penumpang dari sejak subuh sampai sore ini, “Apalagi kami pak, dari subuh sampai sore ini belum dapat penumpang sama sekali, ini daftarnya listnya masih bersih, kata Ibu Tuti, sambil memberikan lembaran kertas yang masih terlihat kosong pesanan bangku penumpang.

Terlihat deretan kios-kios agen tiket bus tetap buka seperti biasa walaupun sepi dari penumpang.(amt/foto:dok)