Angkasa Pura 2

Kapal Pengangkut Semen Terbakar di Perairan Buton Sultra, Memakan Korban Nyawa

Another News DermagaSelasa, 15 September 2020
Basarnas melakukan pencarian terhadap empat korban hilang di Perairan Siompu Buton Selatan, Sultra.

KENDARI (BeritaTrans.com) – Kapal Motor (KM) Yuliner GT 97 terbakar di sekitar Perairan Talaga, Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), satu orang dikabarkan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi menyatakan, pihaknya menerima informasi dari Korpos SAR Baubau, insiden tersebut terjadi pada Selasa 15 September 2020, sekira pukul 13.48 WITa.

“Laporan yang diterima telah terjadi kecelakaan kapal yakni kapal KM Yuliner terbakar di sekitar Perairan Talaga, Pulau Siompu,” kata Aris dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9).

Setelah menerima informasi tersebut, tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian. Jarak tempuh dari dermaga Basarnas Baubau ke lokasi kecelakaan sekitar 19 nautical mille (nm).

“Sekira pukul 14.00 WITa, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan RB 210 untuk memberikan bantuan SAR,” jelasnya.

Dalam peristiwa ini, sebut Aris Sofingi, empat orang dikabarkan hilang, satu orang meninggal dunia dan satu orang selamat.

“Saat ini (korban selamat) dalam penanganan aparat setempat,” katanya.

Kapal ini memiliki rute Pangkep-Binongko dengan memuat barang berupa semen. Pemilik kapal disebut melakukan kontak terakhir dengan pekerjanya pada Sabtu 12 September 2020.

Belum diketahui penyebab terbakarnya kapal tersebut. Pencarian maupun evakuasi korban turut melibatkan aparat kepolisian dan tim lainnya.

Perairan Buton merupakan salah satu wilayah yang sering terjadi kecelakaan kapal. Selain arus yang keras, wilayah perairan ini memiliki gelombang yang tinggi. (ds/sumber CNNIndonesia.com)