Angkasa Pura 2

Penumpang KRL Diminta Tak Pakai Masker Scuba atau Buff

EmplasemenSelasa, 15 September 2020
kvuqlqsffavkinhzqkyu

Jakarta (Beritatrans.com) – KRL tetap beroperasi di masa PSBB ketat Jakarta. PT KCI tetap menerapkan protokol kesehatan ketat bagi penumpang KRL.

Salah satu yang menjadi fokus saat ini, yakni penggunaan masker. Setiap penumpang diminta memakai masker dengan bahan paling sedikit 2 lapis.

tbndqnwimsjkm3qv2kzw
Petugas keamanan menegur calon penumpang Kereta Rel Listrik Commuter Line yang menggunakan masker jenis scuba di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/9). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

“Hindari penggunaan jenis scuba maupun hanya menggunakan buff atau kain untuk menutupi mulut dan hidung.
–VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba

eqsedpnz2bwrylk6ujom
Petugas keamanan menegur calon penumpang Kereta Rel Listrik Commuter Line yang menggunakan masker jenis buff di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/9). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Setiap penumpang bertanggung jawab untuk menjaga diri dan orang lain agar terhindar dari penularan virus corona. Salah satunya dengan memakai masker yang tepat saat berada di KRL.
“Untuk kesehatan bersama, sangat dianjurkan menggunakan masker yang efektivitasnya mencukupi dalam mengurangi droplet atau cairan. Gunakan setidaknya masker kain yang terdiri dari minimal dua lapisan,” jelas dia.

IMG_20200915_133959
IMG_20200915_134027

Seperti diketahui, banyak jenis masker yang saat ini beredar di pasar. Setiap masker punya tingkat risiko penularan berbeda.

Misalnya, masker N95 tingkat efektivitasnya mencapai 95-100%. Lalu, masker bedah 80-95% mencegah penularan corona.

sz6mk7gov9ccefvs66zp

Kemudian ada masker jenis FFP1 yang punya tingkat pencegahan sampai 80-95%. Masker bahan 3 lapis juga kini sering dipakai dan punya efektivitas 50-70%.
Sedangkan, masker scuba atau buff merupakan jenis masker yang paling rendah efektivitasnya yakni 0-5% mencegah penularan corona melalui droplet.(ny/Sumber: Kumparan.com)