Angkasa Pura 2

Curhatan Driver Ojol, Berharap Aplikator Tidak Mensuspend secara Sepihak dan Beri Perhatian Berupa Bantuan Sosial

KoridorRabu, 16 September 2020
IMG_20200916_160210_resize_22

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Wabah Covid -19 masih mengganas yang juga berdampak sepinya orderan yang diterima para driver ojek online, mereka berharap pada Aplikator untuk memperhatikan para mitranya.

Sebelum Virus Covid-19 melanda, para driver ojol agak lumayan dalam pendapatan, namun setelah virus itu ada, sangat terasa bagi pengemudi ojol dalam mendapatkan penumpang yang jarang, bahkan ada yang tidak dapat satu order pun dalam sehari.

Seperti yang dialami Yudha dan empat rekannya sesama driver ojek online, sangat berharap perhatian dan bantuan sosial dari aplikator pada mitra kerjanya

Pengalaman suspend (ditangguhkan mitranya) selama seminggu yang dialami Yudha sangat berpengaruh dalam kehidupannya.

“Nggak tahu kenapa di-suspend, mungkin karena ada penumpang yang kasih laporan kendaraan sudah dimodifikasi, karena jok motor saya agak sedikit ke atas. Padahal posisi jok motor itu memang sudah dari pabriknya.” kata Yudha, saat ditemui BeritaTrans.com dan aksi.id, Rabu (16/9/2020).

Karena suspend tersebut, dirinya pun sempat tak mendapatkan order dalam waktu seminggu. Hal itulah yang menurut Yudha masih perlu diperbaiki oleh pihak aplikator agar tidak sepihak dalam mensuspend mitranya, “Saya berharap pada Aplikator agar kroscek dahulu sebelum suspend mitra kerjanya, misalnya dikasih bintang di bawah tiga, kita langsung disuspend selama seminggu,”curhat Yudha

Dalam hal bantuan sosial di saat seperti ini, mitra kerja berharap ada perhatian dari aplikator.

“Kami sebagai mitra kerja sangat berharap ada bantuan sosial dari aplikator di saat kondisi seperti ini, orderan jarang dapat, pendapatan berkurang, kebutuhan tetap berjalan, ” ungkap Joe beserta empat rekannya.

Bila ada bantuan sosial dari aplikator, kami berharap agar dibagikan secara merata, sesuai nama-nama mitra kerja, ” pungkasnya.(amt)