Angkasa Pura 2

PSBB Ketat Lagi, Terminal Pulo Gebang Sepi Lagi

KoridorRabu, 16 September 2020
8162020141658

8162020141630
8162020141641
JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemberlakuan aturan PSBB tahap baru di Jakarta berdampak pada menurunnya penumpang bus yang berangkat dari Terminal Induk Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Selama situasi PSBB ini menurun dari sebelumnya, sejak kemarin hari senin sampai hari ini sepi begini. Yang tadinya orang sudah mulai datang, sepi lagi,” kata komandan regu Dinas Perhubungan Terminal Pulo Gebang Mujib Tambrin, saat ditemui BeritaTrans.com dan Aksi.id, Rabu (16/9/2020).

Mujib menjelaskan saat ini semua bus di terminal, baik dalam kota maupun antarkota antarprovinsi (AKAP) masih beroperasi seperti sebelumnya tanpa ada yang menutup jalur.
816202014176
Menurut data per harinya, jumlah bus rata-rata yang diberangkatkan sebelum PSBB adalah sebanyak 138-157 bus dengan jumlah penumpang berkisar 723-1169. Namun kemarin Selasa (15/9) cuma memberangkatkan bus sebanyak 92 unit dengan jumlah penumpang 357 orang.

Penumpang selama pemberlakuan PSBB dijelaskan Mujib, mereka khawatir untuk mengurus segala keperluan berpergian meninggalkan DKI. Padahal masyarakat cukup menyertakan pengisian CLM secara online.

“PSBB ini (bus) masih melayani untuk semua tujuan. Mungkin namanya penumpang itu enggak ada (berkurang), karena trauma dengan PSBB kemarin itu loh. Masih takut mengunakan transportasi seperti di terminal,” ujar warga Ujung Harapan, Bekasi itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengurus bus AKAP NPM jurusan Jakarta-Padang. Meski jumlah penumpang mengalami penurunan namun pihaknya tidak menaikkan ongkos.

“Semenjak PSBB lagi sepi, kemarin ya lumayan (new normal), bisa sampai 10 sampai 12 orang, sekarang bisa enam sampai tujuh saja penumpang sekali berangkat,” kata pengurus NPM itu.

Saat ini calon penumpang yang hendak menggunakan bus di terminal tersebut wajib menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, berjaga jarak dan bus harus diisi 50 persen dari kapasitas. (fahmi).