Angkasa Pura 2

Syaikhu: Konektivitas Tol Cisumdawu dengan Cipali, Jadi Angin Segar untuk Bandara Kertajati

Bandara KoridorRabu, 16 September 2020
8162020104555

JAKARTA (BeritaTrana.com) – Anggota Komisi V DPR Ahmad Syaikhu mengapresiasi kepastian ditargetkannya konetktivitas Jalan Tol Cipali dan Jalan Tol Cisumdawu selesai pada akhir tahun 2021.

Menurut politisi PKS itu, konektivitas dua tol tersebut menjadi angin segar bagi Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Aksesibilitas ke bandara tersebut menjadi terbuka luas.

“Aksesbilitas dari Bandung Raya dan daerah lainnya ke Kertajati menjadi lebih mudah dan cepat. Ini akan meningkatkan jumlah penumpang pesawat sekaligus meningkatkan trafik pesawat di Bandara Kertajati,” ungkapnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Rabu (16/9/2020).

Dia mengemukakan selama ini mendesak segera dirampungkannya Jalan Tol Cisumdawu dan konektivitasnya dengan Tol Cipali. “Akselerasi proyek tol ini vital dan strategis karena akan berdampak besar terhadap Bandara Kertajati,” ujar mantan Wakil Wali Kota Bekasi tersebut.

Syaikhu menegaskan sepanjang aksesbilitas belum terbuka luas maka Bandara Kertajati sulit menjadi simpul transportasi udara utama di Jawa Barat. Sepanjang itu pula maka Bandara Husein Sastranegara masih harus beroperasi melayani pesawat jet domestik dan internasional.

“Bandara Internasional Kertajati belum siap jadi pengganti. Sebab akses ke sana masih belum memadai,” kata Syaikhu.
Data menunjukkan, sebelum BIJB beroperasi, volume penumpang melalui Husein Sastranegara mencapai 300.000 per bulan (Juni).

Setelah Bandara Kertajati beroperasi, volume penumpang menurun tinggal 114.000-an. Meski demikian, pergerakan wisman yang melalui bandara Husein ternyata rata-rata masih 4.000 per hari. Bahkan, jumlahnya lebih banyak dibanding BIJB Kertajati yang hanya 2.000 orang per hari.

Dengan fakta itu, dia menegaskan Bandara Husein Sastranegara harus berstatus sebagai bandara internasional. “Kalau Bandara Kertajati berfungsi sebagaimana perencanaannya melayani trafik pesawat dan penumpang, maka status bandara internasional Husein dapat dikaji ulang,” tegasnya.

Seperti diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan membangun akses jalan tol untuk BIJB Kertajati dari Tol Cipali selama satu tahun ke depan, bersamaan target rampung Jalan Tol Cisumdawu pada akhir 2021. Dengan konektivitas dua jalan tol tersebut, Basuki optimis pengembangan kawasan Kertajati bisa meningkat lebih cepat.

“Dengan rampungnya Jalan Tol Cisumdawu nanti dan tersambung dengan ruas Tol Akses Bandara Kertajati, maka akan mengurangi waktu tempuh dari Bandung dari tiga jam menjadi satu jam,” ujar Menteri Basuki, Senin 7 September 2020.

Kementerian PUPR pada akhir tahun 2020 hingga awal 2021 sudah menyiapkan pembangunan delapan ruas tol baru yang menghubungkan kawasan-kawasan strategis dan pusat-pusat pertumbuhan di Pulau Jawa dan Bali.

Kedelapan ruas tol tersebut dengan total panjang 374 km dan nilai investasi sebesar Rp 100 triliun adalah:
1) Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo 96,57 km; 2) Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan 60,1 km; 3) Tol Kertajari-Cipali 3,6 km; 4) Tol North-South Link Bandung 14,2 km; 5) Harbour Road Tanjung Priok-Pluit 8,9 km; 6) Tol Jogja-Bawen 75,83 km; 7) Tol Gilimanuk-Mengwi 95,22 km; dan 8) Tol Kediri-Kertosono 20,3 km. (awe).