Angkasa Pura 2

Dirjen Budi Bilang Libatkan Perempuan dalam Program Padat Karya Harian

Bandara Dermaga Emplasemen KoridorKamis, 24 September 2020
IMG_20200924_190909

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi bilang turut melibatkan perempuan dalam pelaksanaan program Padat Karya harian.

“Ya, bila perempuan misalnya membantu membersihkan sarana prasaran yang ringan, satu dua hari maka uang hasil pekerjaannya akan masuk ‘dapur’,” ujar Dirjen Budi dalam Webinar Presbackground tentang Padat Karya, Kamis (24/9/2020).

Artinya, apa yang diperoleh betul-betul dialokasikan untuk keperluan rumah tangganya.

Sementara untuk pekerjaan yang berat, baru dipilih pria, seperti perbaikan, pengecatan, dan pembangunan fasilitas Ditjen Perhubungan Darat.

IMG_20200924_190749

Sedangkan Dirjen Perkeretaapian Zulfikri menyampaikan, mengingat banyak pekerjaan padat karya di Sub Direktoratnya kebanyakan pekerjaan unskil namun membutuhkan waktu yang rata-rata lebih dari satu hari, maka berkoordinasi dengan lingkungan setempat.

“Kami berkoordinasi dengan aparat lingkungan untuk menentukan warganya yang akan dilibatkan dalam program padat karya,” ujarnya.

IMG_20200924_190842

Hal senada disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto yang didampingi Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Perhubungan Udara Sigit Widodo.

“Semua sudah terdata dari masing-masing Otoritas Bandar Udara (OBU) bekerjasama dengan pihak setempat,” ujar Dirjen Novie.

IMG_20200924_190822

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Antoni Arif Priadi mewakili Dirjen Perhubungan Laut R Agus H Purnomo menyatakan hal senada dengan sub Direktorat lainnya.

“Dengan tenaga unskill, kami memberikan pendampingan bila yang dikerjakan pembangunan atau terkait hal teknis lainnya,” ungkapnya.

Seperti diketahui dalam pelaksanaan Padat Karya, terdapat beberapa bagian yakni harian, mingguan, dan bulanan, tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan. (omy)