Angkasa Pura 2

Ekspor Perdana, Garuda Terbangkan Ikan Tuna dan Aneka Rempah dari Manado ke Tokyo

Bandara KokpitMinggu, 27 September 2020
22650cef30fd19e2c76ad516783bbf3b

TOKYO (BeritaTrans.com) - Penerbangan perdana pesawat kargo Garuda rute Manado-Tokyo sukses mendarat di Bandara Narita (Tokyo), Jepang. Kargo membawa komoditas tuna dan pala unggulan dari Sulawesi Utara (Sulut).

Penerbangan diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulut, Garuda Indonesia, dan didukung sepenuhnya oleh KBRI Tokyo. Penerbangan perdana untuk merayakan HUT ke-56 Provinsi Sulut ini merupakan terobosan ekspor Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang dan dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Penerbangan ini juga tak lepas dari dukungan sepenuhnya dari Gubernur Olly Dondokambey.

Penerbangan kargo GA 8800 dengan rute Manado–Narita membawa muatan 12,2 ton yang terdiri atas ikan tuna segar dari wilayah timur Indonesia, serta komoditas lainnya seperti buah labu, aneka rempah seperti kencur, kunyit, dan pala.

“Penerbangan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Sulut sebagai Pacific Gateway of Indonesia, dengan Bandara Sam Ratulangi sebagai hub transit produk ekspor perikanan dari daerah Sulut dan sekitarnya, yaitu Provinsi Maluku Utara, Papua, Gorontalo dan Maluku,” kata Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Tri Purnajaya, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, Sabtu (26/9/2020).

Tri menuturkan, penerbangan juga membawa rempah komoditas contoh ekspor bertujuan memperkenalkan kembali beberapa produk unggulan Indonesia yang diperdagangkan sejak berabad-abad tahun yang lalu dan memiliki nilai historis yang tinggi.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Garuda Tokyo mendukung penuh penerbangan kargo perdana ini untuk mendorong peningkatan kerjasama ekonomi dan optimalisasi berbagai sektor unggulan Indonesia seperti pertanian, kelautan, perikanan dan pariwisata, di tengah pandemi.

Penerbangan kargo rute Manado-Narita ni dijadwalkan beroperasi selama September – Oktober sebanyak enam kali, yaitu seminggu sekali setiap hari Rabu. Perkembangan positif ini diharapkan mampu semakin membuka peluang ekspor berbagai komoditas nasional ke negeri Sakura.

Gubernur Olly sebelumnya melepas ekspor perdana direct call hasil perikanan dari Manado menuju Jepang, Rabu (23/9/2020) malam. Olly optimistis sejarah yang terukir di tengah momentum HUT ke-56 Sulut ini akan terus berjalan secara berkesinambungan sehingga membawa Nyiur Melambai menjadi penghubung bagi provinsi di Indonesia Bagian Timur untuk ekspor langsung komoditas ke Jepang.

“Jadi para petani dan peternak ikan air tawar jangan khawatir. Kita sekarang punya penerbangan ekspor langsung ke Jepang. Kalau cocok, maka kita bisa kirim,” ujar Olly. (fhm/sumber:inews)