Angkasa Pura 2

Ini Alasan Bodi Jetbus Buatan Adiputro jadi Favorit PO Bus

OtomotifSelasa, 29 September 2020
86534CB3-0514-435B-B1B6-46EA6D434DBB

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Jetbus, memiliki bodi bus yang paling banyak di favoritkan oleh perusahaan otobus (PO) di Indonesia. Salah satunya Jetbus Adiputro asal Malang.

Jetbus sendiri merupakan singkatan dari Jethrokusumo Bus, alias bus buatan Jethrokusumo, nama keluarga pemilik karoseri Adiputro. Bodi Jetbus ini pertama kali hadir pada tahun 2011, dan sekarang sudah sampai generasi ke tiga, Jetbus 3+.

Jika dibandingkan dengan bodi bus besar dari karoseri lain, populasi Jetbus lebih banyak di jalanan. Bodi Jetbus bisa dibilang menjadi bodi favorit yang digunakan perusahaan otobus (PO) kenapa bisa begitu?

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat bodi Jetbus buatan Adiputro ini menjadi favorit PO bus di Indonesia.

“Pertama yaitu nama besar Adiputro, kemudian banyak ditiru atau rombak unit lama dengan yang lebih baru dan model busnya yang aman sehingga mudah diterima oleh orang awam,” kata Dimas kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Karoseri Adiputro memang sudah terkenal akan beberapa busnya. Selain itu kualitas bus buatannya juga terbilang baik, jadi sudah berpengalaman dalam membuat bus besar sejak tahun 1994. Kemudian semenjak menamakan busnya dengan jetbus, memengaruhi penjualannya.

“Nama Jetbus sendiri memang menjual. Sejak ada nama Jetbus, penjualan bus Adiputro juga lumayan naik,” ucap Dimas.

Kemudian ke faktor yang ke dua, bodi Jetbus yang bekasnya juga masih diminati. Banyak karoseri-karoseri kecil yang bisa membuat perombakan pada Jetbus lama menjadi yang paling baru. Hal ini dikarenakan suku cadangnya yang mudah ditemukan.

“Jadi enggak perlu beli baru yang lebih mahal, bisa rombak saja bodi yang lama,” kata dia.

Hal ini juga dikarenakan sejak pertama muncul, bodi Jetbus awal dan yang terakhir tidak begitu banyak ubahannya. Ubahan paling hanya di model headlamp dan lampu belakang, kemudian di selendang samping. (dan/kompas)