Angkasa Pura 2

Operasi Simpatik: 1.677 Pelanggar Lalin
Aksi PolisiMinggu, 5 April 2015

Dalam upaya ini, pihak kepolisian memang lebih banyak mengedepankan upaya persuasif ‎dengan melakukan tindakan preemtif dan persuasif. Tindakan preemtif di antaranya melakukan sosialisasi di media massa, tempat keramaian dan lokasi rawan pelanggaran lalulintas.

Pemerintah Jangan Diskriminatif Bina Olah Raga Nasional
Aksi PolisiMinggu, 5 April 2015

JAKARTA (beritatrans.com) -Dalam membuat kebijakan untuk persepakbolaan nasional, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) dan Badan Olah Raga Profesional Indonesia (BOPI harus) melihat sisi keamanan dan potensi gangguan sosial lainnya, mengingat klub sepakbola memiliki suporter yang fanatik. “Sangat aneh, jika dalam laga Indonesia Super Liga (ISL) 2015, Menpora dan BOPI hanya memberi rekomendasi pada klub-klub […]

24 Begal Motor Tewas Dibakar Massa dan Ditembak Polisi Selama Januari – Maret 2015
Aksi PolisiRabu, 1 April 2015

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengemukakan kesulitan ekonomi dan sempitnya lapangan kerja tampaknya membuat berbagai pihak tetap nekat melakukan kejahatan begal, walau ancaman kematian akibat dikeroyok massa selalu di depan mata

Termasuk Kapal Costa Concordia
Kapal Pesiar Supermewah Dipakai Mafia Selundupkan Kokain
Aksi Polisi DermagaRabu, 1 April 2015

Bulan Maret 2015, lima kru dari kapal milik Norwegian Cruise Lines ditahan karena menyelundupkan 5 kilogram kokain di celana dalam. Selain itu, dua awak  Royal Caribbean ditahan karena di badan mereka terdapat kokain senilai 1 juta dolar AS

Luka Parah, Nasrudin Nekat Lari dari Kejaran Perampok
Aksi PolisiSenin, 30 Maret 2015

“Korban bersama supervisor SPBU akan menyetor uang hasil penjualan ke Bank Mandiri sebesar Rp260 juta. Uang berhasil diselamatkan. Korban sekarang sudah dirawat,” kata Eko.

Polda Sumsel Ringkus Komplotan Perompak Kapal
Aksi Polisi DermagaKamis, 26 Maret 2015

Direktur Polair Polda Sumsel Komisaris Besar Omad mengatakan, modus yang digunakan para tersangka tersebut yakni dengan mengejar kapal menggunakan speed boat. Setelah itu, para awak kapal dan kapten langsung ditodong menggunakan senjata tajam