Angkasa Pura 2

Angkasa Pura 2
Pemeriksaan Tak Ketat,
Penumpang Pesawat Bawa Monyet Dalam Koper Bisa Lolos
BandaraRabu, 25 Februari 2015

Pada 5 Juni 2014 lalu, menurut Hemi, ada penumpang yang ketahuan membawa 4 koper yang berisi hewan asli Indonesia yang dilindungi. Setelah ditelisik, isi barang di dalam koper ternyata hewan dilindungi yaitu orang utan, ular, monyet, hingga burung.

Setelah Menteri BUMN, Giliran Wapres JK Bela PT Angkasa Pura II Soal Dana Talangan
Bandara KokpitSenin, 23 Februari 2015

“Itu kan libur. Yang punya cash di situ ialah Angkasa Pura. Bayangkan kalau orang di situ, hari itu hari Imlek dan Sabtu. Untuk hanya kembalikan Rp 500 ribu, dia harus naik taksi pulang ke Jakarta, terus balik lagi, sudah sampai 300. Kasih saja kan di situ. Orang butuh buat taksi dan hotel. Apa salahnya?” ujar JK

Soal Dana Talangan ke Lion Air, Menteri BUMN: PT Angkasa Pura II Tak Perlu Minta Izin
Bandara KokpitSenin, 23 Februari 2015

Lion Air sudah mengembalikan dana talangan “refund” tiket sebesar Rp526,89 juta ke PT Angkasa Pura II

YLKI: Lion Air Harus Ganti Kerusakan Terminal 3 Bandara Soekarno – Hatta
Bandara KokpitSenin, 23 Februari 2015

PT Angkasa Pura 2 wajib menuntut ganti rugi pada Lion Air atas kerusakan yang diperkirakan mencapai Rp100 juta

Budi Karya:
Dana Talangan ke Lion Air Diserahkan Langsung ke Penumpang
BandaraMinggu, 22 Februari 2015

“Faktor kemanusiaan. Ada penumpang laki-laki yang sampai pecahkan kaca karena besoknya mau nikah. Jadi jangan dilihat situasinya normal. Kalau teman-teman hadir di situ, saya yakin tidak ada teman-teman yang membenarkan apa yang kami lakukan. Kalau kami tidak lakukan, bisa saja Terminal 3 terbakar karena memang sangat emosional,” jelas Budi Karya.

Dari Rp4 Miliar Dana Talangan yang Disiapkan PT Angkasa Pura II, Terpakai Rp526 Juta
BandaraMinggu, 22 Februari 2015

“Total dana yang sudah kita siapkan tunai Rp4 miliar, tapi yang datang untuk meminta refund hanya 500 orang sehingga yang terpakai sebesar Rp526 juta. Semuanya dari kas internal AP II. Jadi sisanya yang kurang dari Rp3,5 miliar kita simpan lagi,” tutur Budi yang juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, itu