Angkasa Pura 2

KPK Mesti Proaktif Periksa Sudirman Said Soal Jet Pribadi
Energi KokpitMinggu, 31 Mei 2015

– Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, meminta penegak hukum untuk proaktif, terkait adanya dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Ruhut menyebut, para penegak hukum harus ‘jemput bola’ untuk memverifikasi hal tersebut, apakah termasuk dalam gratifikasi atau bukan.

“Berangkat dari private jet itu, saya rasa KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kepolisian, Kejaksaan, harus ‘jemput bola’,” kata Ruhut dalam sebuah acara diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu 31 Mei 2015.

Ruhut menilai hal tersebut perlu dilakukan penegak hukum, lantaran Sudirman pernah mengakui adanya perjalanan memakai pesawat jet dari Singapura ke Lhoukseumawe.

Pada kesempatan terpisah, Menteri ESDM, Sudirman Said, menjelaskan mengenai kebenaran perjalanan tersebut. Sudirman menjelaskan saat perjalanan dinas ke Singapura, ketika itu mendapat telepon dari Presiden untuk hadir dalam peresmian kilang LNG (Liquid Natural Gas) di Arun.

Namun ketika itu, menurut Sudirman, sulit untuk mencari tiket dari Singapura ke Lhoukseumawe. “Nah, Pertamina sebagai pengundang lalu berusaha. Usahanya menyiapkan pesawat carter, karena saya harus berangkat jam 3 pagi,” kata Sudirman.

Sudirman juga membantah bahwa yang dia naiki itu adalah pesawat jet pribadi, dengan alasan tidak hanya dia sendiri yang ikut dalam pesawat itu. “Kalau rame-rame namanya pesawat carter,” kata Sudirman.

DPR Usir Dirjen Migas
Puskepi: Pembunuhan Karakter Terhadap Dirjen Migas
Energi FigurMinggu, 31 Mei 2015

“Sulit dipercaya dan ini langka kasus itu terjadi. Seharusnya sebelum dipanggil, Komisi VII DPR RI harusnya di croscek dulu dong surat-surat Kepres atau SK pengangkatan Dirjen. Jangan asal panggil, dan setelah orang datang baru di usir, itu sama saja mempermalukan orang, ini DPR cuma cari sensasi dan tebar pesona saja,” tutur Sofyano saat dikonfirmasi beritatrans.com

Harga Pertamax Naik
Sudiman Said: Konsumen Pertamax Orang Kaya
Energi KoridorMinggu, 31 Mei 2015

JAKARTA (beritatrans.com) -PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax per 30 Mei 2015, dari Rp8.800 menjadi Rp 9.300. Harga yang ditawarkan Pertamina ternyata lebih mahal dibanding kompetitor lainnya, seperti Shell dan Total. Kalau pertamax dijual Rp 9.300 produk sejenis dengan oktan 92 milik dua SPBU asing itu dijual Rp […]

Menteri Sudirman Said Bantah Terima Gratifikasi Jet Pribadi
Energi KokpitJumat, 29 Mei 2015

Sudirman menjelaskan, pesawat yang ia tumpangi, dibiayai oleh PT Pertamina (persero). Sudirman pun harus menaiki pesawat sewaan tersebut, karena keadaannya mendesak.

“Diberikan sarana transportasi. Kebetulan yang undang Pertamina, yang menyiapkan Pertamina,” kata Sudirman.

Usulan Kenaikan Filing Fee
Sebaiknya Pengusaha Hiswana Migas Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi
Energi KoridorKamis, 28 Mei 2015

JAKARTA (beritatrans.com) -Sangat cerdas sekali jika saja seluruh pengusaha stasiun pengisian bulk elipiji (SPBE) di negeri ini secara bersama sama mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri ESDM Sudirman Said untuk mengusulkan kenaikan filing fee dan biaya transportasi elpiji di Tanah Air. “Usulan dan surat terbuka itu dengan pertimbangan bahwa filling fee-nya tidak […]

Hiswana Migas Usulkan Kenaikan Filing Fee dan Biaya Transportasi
Energi KoridorKamis, 28 Mei 2015

Menurutnya filing fee dan biaya transportasi sebesar Rp300 per kg sudah tidak memadahi lagi. “Pemerintah hendaknya segera memikirkan itu, sesuai usulan kami naik menjadi Rp512 per kg. “Dalam masa tujuh tahun, minta kenaikan Rp212 per tidak terlalu besar. Apalagi, biaya investasi, perawatan SPBE dan lainnya juga mahal dan terus naik,” jelas Ismeth lagi.