Angkasa Pura 2

Di Hadapan Catar STPI, Letkol Sholeh Sampaikan Materi Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
Hankam SDMSelasa, 2 Oktober 2018

Letnan Kolonel Kav. Sholeh selaku Kepala Staff Korem 052/Wijaya Krama menjadi narasumber dengan materi tentang Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bagi para calon taruna-taruni (catar) STPI. 

20 Pilot Alumni STPI Ikut Rekrutmen di TNI AL
Hankam SDMJumat, 7 September 2018

Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang bekerja sama dengan TNI-AL khususnya Pusat Penerbangan AL (Puspenerbal) untuk merekrut pilot muda alumni STPI Curug.

“Saat ini sedikitnya 20 pilot alumni STPI ikut proses rekrutmen di TNI-AL. Mereka adalah pilot terbaik alumni STPI batch 65-67,” kata Ketua STPI Curug Capt. Novyanto Widadi, MM, M.AP menjawab BeritaTrans.com di Jakarta.

40 Pama TNI AL Lakukan Studi Banding di KSOP Semarang
Hankam SDMJumat, 24 Agustus 2018

Sebanyak 40 perwira pertama (pama) TNI AL peserta Suspaidikla Tahun 2018 melakuka  studi bansung ke KSOP Tanjung Emas Semarang, khusus Bidang KPLP,” kata Kabid KPLP KSOP Semarang Capt. Prihartanta Jatmika, MM dalam perbincangan  dengan BeritaTrans.com di Semarang, Jumat (24/8/2018).

TNI Kirim KRI Soeharso dan Tim Medis Bantu Korban Gempa Lombok
Another News HankamSenin, 6 Agustus 2018

Mabes TNI segera memberangkatkan KRI Soeharso 990, milik TNI AL untuk membantu evaluasi dan pertolongan kepada korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

60 Alumni Penerbang STPI Ikuti Sosialisasi Rekrutmen Puspenerbal
Hankam Kokpit SDMSenin, 30 Juli 2018

Sebanyak 60 orang alumni Jurusan Penerbang Penerbang di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dari dua angkatan di STPI ikut adalam acara sosialisasi rekrutmen Bintara Penerbanga dilaksanakan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal).

Hari Bakti TNI AU Dan Pesawat Chureng Yang Melengga Dalam Mempertahankan NKRI
Hankam KokpitMinggu, 29 Juli 2018

penerbang Mulyono menyerang Semarang menggunakan pesawat pengebom ”Driver Bomber” Guntei dengan dibebani bom 400 kg dan dilengkapi dua senapan mesin dengan penembak udara Dulrachman.

Sementara itu, Kadet Penerbang Bambang Saptoadji dengan pesawat buru sergap Hayabusha yang bertugas mengawal pesawat yang diawaki Kadet Penerbang Mulyono, terpaksa dibatalkan karena pesawat mengalami kerusakan.