Angkasa Pura 2

KNTI Minta Pemerintah Serius Atasi Persoalan Nelayan
Kelautan & PerikananRabu, 5 April 2017

JAKARTA (beritatrans.com) – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) berharap agar pemerintah serius mengatasi persoalan yang terkait dengan nelayan. Caranya dengan bersungguh-sungguh menerapkan kebijakan dengan partisipasi penuh nelayan.

KNTI: Poros Maritim Masih Meminggirkan Nelayan
Kelautan & PerikananRabu, 5 April 2017

JAKARTA (beritatrans.com) – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai program poros maritim pemerintahan Presiden Joko Widodo masih meminggirka para nelayan. KNTI meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang obsesi Poros Maritim Dunia.

Sejak Oktober 2014, Susi Sudah Tenggelamkan 317 Kapal Asing Perampok Ikan
Kelautan & PerikananSelasa, 4 April 2017

“Ini adalah simbol dari kemenangan kita dalam memberantas pencurian ikan, setelah beberapa tahun kita mengalami kekalahan, terutama di Indonesia Timur,” ujar Susi

Menteri Luhut Dibilang Sembunyikan Kajian Komite Gabungan Reklamasi Teluk Jakarta

“Menko Maritim tidak konsisten dalam ucapannya yang menyatakan reklamasi dapat dijalankan berdasarkan kajian yang telah dilakukan. Seharusnya tanpa dilakukan sengketa pun, Menko Maritim dapat mempublikasikan kajiannya untuk membuktikan pernyataannya,” kata Nelson Simamora dari LBH di Jakarta, Senin (3/4/2017).

2 Bulan Selamat Terapung Di Laut Setelah Dihajar Badai Saat Berlayar Menuju Perairan Sulawesi
Dermaga Kelautan & PerikananJumat, 31 Maret 2017

MANILA (BeritaTrans.com) – Rolando Omongos, nelayan Filipina berusia 21 tahun akhirnya kembali ke rumah Rabu (29/3) kemarin, setelah hampir dua bulan dianggap tewas di tengah laut. Rolando kehilangan 40 kilogram berat badannya, ada juga laporan yang menyebutkan 20 kilogram. Selama 58 hari, dia terombang-ambing di Samudera Pasifik. Rolando bertahan hidup dengan memakan lumut yang tumbuh […]

Dokumen Amdal Bodong, KSTJ Minta Reklamasi Pulau C dan D Dibatalkan

JAKARTA (beritatrans.com) – Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) secara tegas menolak pembahasan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), Rencana Kelola Lingkungan (RKL), serta Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Reklamasi dan Pembangunan bangunan di atas Pulau C dan D oleh PT. Kapuk Naga Indah di Kawasan Pantai Utara Jakarta, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.