Angkasa Pura 2

Mewakili Menhub, Direktur AMM Ahmad Yani Serahkan Bus Bantuan Ke Kampus dan Pesantren di Cianjur Jawa Barat
Koridor SDMRabu, 12 Desember 2018

CIANJUR (BeritaTrans.com) -
Dalam rangka peningkatan pelayanan transportasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) menyerahkan secara simbolis bus sekolah/ pesantren bantuan teknis Kemenhub Tahun Anggaran 2018.

Bus sekolah bantuan Kemenhub tersebut diserahkan Direktur Angkutan Multimoda (AMM) Ditjen Hubdat Ahmad Yani, mewakili Menhub Budi Karya Sumadi di Cianjur, Rabu (12/12/2018).

Bus bantuan Ditjen Hlubdat itu diserahkan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Ketua Yayasan Az-zarkasyiah, dan Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) NU, Cianjur, Jawa Barat.

Bus sekolah ini, menurut Ahmad Yani, merupakan bagian dari wujud komitmen Kemenhub dalam membantu meningkatkan pelayanan angkutan kepada masyarakat khususnya bagi para Mahasiswa, Siswa dan Santri.

Secara umum, kinerja transportasi jalan di negara kita, terutama terutama angkutan umum baik di kota-kota besar, kota-kota sedang, bahkan sampai di kota-kota kecil, masih belum optimal.

Angkutan Umum Belum Memuaskan

Kondisi tersebut ditandai dengan tingkat pelayanan angkutan umum yang belum atau jauh dari memuaskan. KKemacetan dan kesemrawutan lalu lintas, serta tingkat kecelakaan lalu lintas yang relatif masih tinggi.

Didasarkan pada kenyataan tersebut, Kemenhub melalui Ditjen Hubdat berinisiatif menggugah daerah-daerah untuk membangun angkutan umumnya yang berkualitas. Sehingga, mereka mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayahnya sesuai dengan kebutuhan.

Upaya-upaya tersebut meliputi pemberian bantuan sarana angkutan anak sekolah dan mahasiswa, sarana angkutan umum di daerah tertinggal, bantuan sarana untuk pengembangan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) di kota-kota besar maupun kota-kota sedang serta subsidi operasional angkutan jalan khususnya angkutan jalan perintis.

Kepada Bupati Cianjur Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittihad, Ketua Yayasan Az-zarkasyiah, dan Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah NU, menurut Yani, pada kesempatan yang berbahagia ini berpesan agar bus bantuan Kemenhub itu tetap dirawat dan dipelihara.

“Selanjutnya dimanfaatkan dan digunakan sesuai dengan peruntukannya, yaitu pelayanan kepada Santri, Siswa dan Mahasiswa dalam menunjang kegiatan belajar dan perkuliahan di pondok pesantren, sekolah dan kampus yang kita cintai ini,” tegas Yani.(helmi)

Bupati Banyumas: Perlu Serius, Komperhensif dan Kontinyu untuk Tekan Laka Lantas
Aksi Polisi Koridor SDMRabu, 12 Desember 2018

“Sejak zaman dahulu, transportasi memegang peranan vital dalam kehidupan manusia. Melalui sektor transportasi, manusia melakukan interaksi dan komunikasi dengan manusia lainnya dan lingkungan sekitarnya,” kata Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein dalam acara Bimtek Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) di Dishub Banyumas, Jawa Tengah kemaarin.

Namun begitu, lanjut dia, yang perlu menjadi perhatian kita semua, tingkat kematian akibat laka lantas dikategorikan sebagai “pembunuh raksasa penyakit non menular”.

Anda Ingin Mudik Dengan Kapal Penyeberangan, Ini Tips Agar Aman dan Selamat
Dermaga KoridorRabu, 12 Desember 2018

Pilih posisi duduk yang nyaman, posisi duduk di atas kapal punya pengaruh besar. Usahakan duduk di kabin bagian tengah. Posisi tersebut menerima guncangan yang lebih kecil ketimbang posisi yang lain.

Ini Data Teknis dan Potensi Bisnis Proving Ground BPLJSKB Bekasi
Koridor OtomotifSelasa, 11 Desember 2018

Proving ground akan dibangun untuk melengkapi fasilitas uji tipe kendaraan bermotor di BPLJSKB, Bekasi, Jawa Barat. Salah satu UPT Ditjen Hubdat itu mempunyai lahan seluas 90 ha, dan baru dibangun sekitar 1 ha.

Bangunan itu meliputi gendung perkatoran, ruang parkir, lab kendaraan bermotor, dan fasilitas uji emisi di dalam ruangan (in door) dan lainnya.

Sinergi BUMN Akan Bangun TOD di 3 Stasiun KA di Daerah Tangsel
Emplasemen Koridor SDMSelasa, 11 Desember 2018

“Kita tahu Jakarta macet. Banyak sekali kendaraan lalu lalang di Jakarta. Itu membuat pergerakan harian di Jabodetabek 47,5 juta perjalanannya tiap hari. Dengan membangun TOD, diharapkan kemacetan di Jakarta akan berkurang. Warga Jabodetabek mau naik angkutan umum massal, seperti KRL ini,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Tangerang, kemarin.

Menhub Dorong KRL Tambah Kapasitas Untuk Mendukung Pengembangan Konsep TOD
Emplasemen KoridorSelasa, 11 Desember 2018

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendorong penambahan kapasitas kereta khususnya kereta Commuterline Jabodetabek untuk mempersingkat jarak kedatangan antar kereta (headway). Kebijakan itu perlu guna mendukung pengembangan kawasan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan transportasi massal