Angkasa Pura 2

Tren Perubahan Teknologi Pengaruhi Sektor Transportasi
LitbangSelasa, 27 November 2018

Badan Litbang ditegaskan Menhub, harus menjadi thing tank Kementerian, sumber daya manusia (SDM) yang ditempatkan di Badan Litbang harus merupakan SDM terbaik.

Menhub Minta Balitbanghub Tingkatkan Kerja Sama dengan Akademisi
LitbangSelasa, 27 November 2018

Seperti diketahui, selama ini Balitbanghub telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan yang melibatkan akademisi untuk peningkatan dan pengembangan sistem transportasi.

RI-Jepang Gelar Pertemuan Ke-9 Tingkat Menteri Sektor Transportasi Kedua Negara
Bandara Dermaga Emplasemen Koridor Litbang SDMSelasa, 27 November 2018

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Sekretaris Kementerian Perhubungan RI Djoko Sasono. Sedangkan delegasi Jepang dipimpin oleh Wakil Menteri Transportasi, Tanah, Infrastruktur, dan Pariwista Yosuhiro Shinohara.

Kemenhub Gelar Forkom Kelitbangan
Litbang Rubrik Iskandar AbubakarSelasa, 27 November 2018

Menhub menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo telah meminta lembaga penelitian agar mampu merespon dinamika perkembangan dunia yang semakin cepat, mulai dari Megatren Dunia 2045, serta revolusi industri 4.0.

Tingkatkan Sinergitas, Badan Litbang Perhubungan Gelar Forum Komunikasi Kelitbangan
LitbangSelasa, 27 November 2018

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan hari Rabu (27/11/2018) mengadakan acara Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) guna meningkatkan sinergitas antara Badan Litbang Perhubungan dengan Badan Litbang di Kementerian/Lembaga lain, serta BUMN, asosiasi maupun stakeholders sehingga dapat mendukung berbagai kegiatan prioritas nasional yang terangkum dalam Nawacita, serta dapat menumbuhkan semangat berinovasi.

Balitbanghub Bahas Penerbangan Perintis dalam Gelaran FGD
Bandara Kokpit LitbangJumat, 23 November 2018

“Berdasarkan data, sebanyak 70% penumpang hanya sanggup membayar tiket pesawat dengan rentang harga Rp200 ribu – Rp400 ribu. Berdasarkan data, angkutan udara perintis yang paling dibutuhkan adalah angkutan udara perintis penumpang, yakni sebesar 85%,” pungkas dia. (omy)