H+3, Pelabuhan Bakauheuni Masih Normal

  • Oleh :

Rabu, 22/Agu/2012 14:42 WIB


BAKAUHEUNI (Berita Trans) - Memasuki H+3 arus balik Angkutan Lebaran 2012 di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal. Belum ada lonjakan berarti dari penumpang maupun kendaraan. Data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheuni pada Rabu (22/8) menunjukkan jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheuni mencapai 29 unit dengan 100 Trip. Jumlah penumpang yang berhasil diangkut sebanyak 52.720 orang. Sedangkan roda dua mencapai 4.642, roda empat 5.346, bus 238 unit, dan truk 249 unit. Sehingga total kendaraan yang melewati Pelabuhan Bakauheuni hingga Rabu 22/8 mencapai 10.475 unit.General Manajer Cabang Bakauheuni Yanus Letanga mengatakan, hingga Rabu penumpang yang sudah kembali sekitar 19 % dari total pemudik sebanyak 614.065 orang atau sekitar 11.210 orang. Sehingga masih ada sekitar 495.855 orang yang belum kembali.Roda dua yang sudah kembali mencapai 16 % dari total pemudik 60.430 unit atau sekitar 9.751 unit. Roda empat seperti mobil pribadi, bus, dan truk yang sudah kembali sekitar 20 % dari 66.136 unit atau 13.317 unit, kata Yanus.Menurutnya, berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini pemerintah memberikan ijin menyeberang kepada truk sejak H+1. Menghadapi kebijakan ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di pelabuhan dan ada beberapa skenario yang kami persiapkan dengan melihat kondisi lapangan, ujarnya.Adapun beberapa langkah antisipasi telah dipersiapkan guna menghadapi kemungkinan terjadinya penumpukan di pelabuhan. Diantara langkah-langkah itu adalah mempersiapkan jalur khusus bagi truk dan bus. Untuk kendaraan truk dan bus diarahkan menuju Dermaga IV dan Dermaga V Pelabuhan Bakauheni. Kemudian mempersiapkan tenaga-tenaga petugas pelayanan yang membantu kelancaran arus kendaraan dan penumpang. Selain itu memberlakukan waktu malam hari bagi penyeberangan truk dan bus. Juga mempersiapkan tenaga keamanan gabungan dari security, kepolisian, dan brimob untuk menertibkan banyaknya calo penumpang.ASDP Cabang Bakauheni juga menurunkan tenaga bantuan sebanyak 75 orang yang tergabung dalam BUMN Peduli. Tenaga bantuan ini bertugas membantu kelancaran arus penumpang di area toll gate penumpang. Dengan langkah-langkah tersebut, kami berharap kebijakan pemberlakukan penyeberangan truk tersebut tidak mengganggu kelancaran arus mudik bagi penumpang maupun kendaraan pribadi, kata Christine Hutabarat, Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry. ASDP memprediksikan puncak arus balik akan terjadi hingga H+6 mendatang. (aliy)