Perluasan Bandara Ngurah Rai Rampung Juli 2013

  • Oleh :

Senin, 10/Des/2012 22:04 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) - Menyongsong Bali sebagai tuan rumah KTT Asia Pacific Conference on Economic Cooperation (APEC) 2013, Menteri Kordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Hatta Rajasa memasang target pembangunan infrastruktur, termasuk perluasan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali selesai Juli 2013.Untuk persiapan APEC tahun 2013, pembangunan Bandara Ngurah Rai diharapkan selesai pada bulan Juli tahun 2013 serta penambahan hotel juga selesai pada bulan itu. Kemudian infrastruktur air dan listrik juga harus sudah cukup pada bulan itu, kata Hatta usai penanaman pohon dalam rangka Bulan Menanam Nasional Tahun 2012 di Gianyar, Bali, Senin (10/12).Pemerintah berkomitmen mempercepat akselerasi berbagai pembangunan infrastruktur di Bali, seperti perluasan bandara Ngurah Rai hingga rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1,15 MW untuk mendukung industri pariwisata dan menjelang KTT APEC 2013 di Bali.Proyek infrastruktur di Bali lainnya adalah Jalan tol Nusa Dua - Bandara Ngurah Rai Bali sepanjang 10 km dari wilayah Pelabuhan Benoa hingga Nusa Dua. Sebagian besar jalan tol berada di atas laut dangkal, sementara sekitar 2 km-nya terletak di atas daratan.Hatta menambahkan Bali-Nusatenggara merupakan koridor lima dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Oleh karena itu, pemerintah juga memproyeksikan pembangunan infrastruktur di Bali Utara agar pengembangan infrastruktur meningkat di kawasan tersebut.Menurut Hatta, setiap koridor MP3EI masing-masing memiliki project icon. Masing-masing koridor minimal ada dua project icon. Di Sumsel ada rel kereta api di Sumut ada Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke, ucapnya.Hatta menegaskan, pertumbuhan ekonomi Bali yang berbasis pariwisata dan industri kreatif harus diimbangi dengan upaya melestarikan lingkungan hidup, salah satunya dengan gerakan menaman pohon yang berkesinambungan.Kekuatan masyarakat Bali terletak pada kreativitas bidang seni dan budayanya yang bahan bakunya antara lain bersumber dari kayu. Jangan sampai kita tidak mampu menyediakan bahan baku untuk mengembangkan kreativitas dan perekonomian mereka, katanya.Pada kesempatan ini, Hatta bersama Mentgeri Kehutanan Zulkifli Hasan masing-masing menanam satu batang pohon sawo kecik (manilkara kauki). Mereka juga menyerahkan Kebun Bibit Rakyat (KBR) kepada tiga kelompok tani, bibit tanaman hutan yang diantaranya diserahkan ke SMA 1 Blahbatu serta sepasang burung jalak ke pengurus pura Ubud dan Pura Klungkung. Zulkifli Hasan mengatakan, penanaman pohon sebanyak 1 miliar batang pada tahun 2012 berpotensi melampaui target yang ditetapkan. Berdasarkan data Kemenhut, realisasi penanaman pohon dari Januari hingga Oktober 2012 mencapai 732 juta batang pohon. Tahun 2010, sekitar 1,3 miliar pohon telah tertanam dan 1,5 miliar pohon pada tahun 2011. (aliy)