50 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Boeing 737 di Rusia

  • Oleh :

Senin, 18/Nov/2013 13:22 WIB


MOSKOW (beritatrans.com) Sedikitnya 50 orang tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat di Bandar Udara Kazan di Rusia. Peristiwa menggemparkan tersebut, terjadi ketika Kazan sedang diguyur hujan.Pesawat Boeing 737 naas ini berangkat dari Moscow dan mencoba untuk mendarat, tetapi pesawat ini malah meledak dalam benturan yang terjadi pukul 19:20 waktu setempat.Data resmi yang dirilis Menteri Keadaan Darurat, Rusia mengungkapkan, ada 44 penumpang dan enam kru dalam penerbangan maskapai Tatarstan Airlines.Para penyidik kini sedang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah kecelakaan disebabkan oleh kesalahan teknis atau kesalahan dari kru pesawat.Komite penyidik resmi, Vladimir Markin, mengatakan kepada Rossiya 24 TV bahwa sejumlah pakar sedang memeriksa apakah kualitas bahan bakar dan kondis cuaca dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan.Di antara korban tewas, adalah Irek Minnikhanov, putra Presiden Republik Tatarstan, Rusia.Aleksander Antonov, yang menjadi kepala Layanan Keamanan Federal Tatarstan juga menjadi salah satu penumpang yang tewas.Juru bicara Dmitry Peskov, seperti dikutip kantor berita Interfax, mengungkapkan duka kepada para kerabat korban dalam kecelakaan yang buruk ini.Beberapa laporan mengatakan, pilot berusia 47 tahun bernama Rustem Salikhov, sudah mencoba untuk mendaratkan pesawat beberapa kali sebelum akhirnya celaka. Kru mengatakan, mereka tidak siap mendarat karena masalah teknis.Seorang wartawan yang mengatakan, pernah naik pesawat yang sama dari Kazan ke Moscow pada Minggu (17/11/2013) pagi mengatakan kepada televisi Rusia, Channel TV, ada getaran yang sangat kuat saat pesawat mendarat di ibu kota Rusia."Ketika kami mendarat, tidak jelas apakah (getaran) itu karena angin yang kuat, walau di Moskow cuaca tampak baik, atau karena masalah teknis dalam penerbangan," kata Lenara Kashafutdinova.Pesawat ini sudah dipakai sejak 1990, kata pejabat Rusia. Bandar udara Kazan ditutup karena kecelakaan ini dan tampaknya tidak akan dibuka hingga Senin siang.(mulya)