Emirsyah Ragu Penerbangan Dari Halim Atasi Kepadatan Bandara Soekarno Hatta

  • Oleh :

Selasa, 03/Des/2013 16:13 WIB


JAKARTA (beritatrans.com) -- Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar meragukan ide Menteri BUMN Dahlan Iskan soal penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.Menurut Emir, pengalihan sebagian penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma tidak akan menyelesaikan masalah padatnya Bandara Soekarno Hatta."Ini bisa mengurangi kepadatan tapi tidak akan menyelesaikan masalah karena pertumbuhan maskapai masih tetap berlanjut," ujar Emir di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (3/12).Garuda termasuk salah satu maskapai yang diminta mengalihkan sebagian penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Halim. Namun Emir belum menyebut berapa armadanya yang akan pindah ke Halim. Emir masih mengkaji dan memperhitungkan rute-rute pesawat Garuda."Kita belum tahu mana yang akan dipindah, Nanti tergantung rute, rute koneksi internasional atau connecting flight," jelasnya.Emir meminta pemerintah mengikutsertakan INACA dalam hal ini sehingga kapasitas Halim dan rencana pemindahan penerbangan bisa berlangsung cepat. "Sekarang kita belum tahu dalam satu jam berapa kapasitas Halim. Di sana juga dipakai untuk VIP segala macam. Belum ditentukan berapa flight. Saya atas nama INACA minta dilibatkan dalam hal ini, bisa kontribusi," katanya.Menteri BUMN Dahlan Iskan sendiri awal pekan ini menggelar rapat dengan jajaran direksi Angkasa Pura II dan AirNav Indonesia di Medan. Dahlan membahas pengalihan sebagian penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma yang rencananya mulai efektif tahun depan."Kita rapatkan 5 jalan keluar mengurangi penerbangan masuk ke Jakarta, pengurangan itu dialihkan ke Halim mulai Januari (2014). Sehingga dengan Halim bisa beroperasi awal Januari di Angkasa Pura II kira-kira sekitar 60-80 penerbangan bisa dipindah ke Halim per hari bisa dipindahkan ke Halim," jelas Dahlan.Sejalan dengan pengalihan sebagian penerbangan ke Halim Perdanakusuma, Dahlan mengingatkan agar Bandara Soekarno-Hatta tidak diisi penerbangan baru lagi.Dahlan mengungkap tak peduli dengan keberatan dan penolakan dari maskapai penerbangan. Yang utama baginya adalah kepentingan penumpang.(yfent)